Minggu, 30 Oktober 2016

Materi 7 Hardware Basic : Piranti Keluaran

1. JENIS PIRANTI KELUARAN

1.      Pengertian dan Jenis Piranti Keluaran

Piranti Output atau Perangkat Keluaran Peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Hasil pemrosesan tersebut dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan, image, suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer. Selain itu, perangkat keluaran juga digunakan sebagai alat interaksi antara pengguna dan computer.
Peralatan output dapat berupa:
1.      Hard-copy device, Yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras atau memberikan keluaran berupa bahan cetakan. • Contoh : printer, plotter, dan alat mikrofilm.
2.      Soft-copy device, aitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik. • video display (monitor), flat panel, dan speaker.
3.      Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Media magnetic merupakan media ketiga yang bisa digunakan untuk menampung output komputer. Output yang ada akan disajikan dalam bentuk guratan-guratan magnetic yang bisa digunakan untuk menyimpan secara langsung hasil pemrosesan. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input. Drive device yang menggunakan media magnetic disk adalah disk drive, dan menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.
 
2. MONITOR
Monitor merupakan output Softcopy device / alat keluaran yang berfugsi untuk menampilkan gambar pada layar. Gambar yang ditampilkan berasal dari proses grafis yang dilakukan oleh VGA Card. Berdarsarkan teknologi yang digunakan monitor memiliki 2 jenis yaitu CRT (Cathode Ray Tube) dan LCD (Liquid Crystal Display)
2.1.    Ukuran Monitor
Ukuran diagonal layar monitor. Misalnya LCD 17″ (inch), yang berarti ukuran diagonal layar tersebut (pojok kiri bawah ke pojok kanan atas) sepanjang 17 inchi. Ukuran yang biasa dijumpai misalnya 15″, 16″, 17″, 18.5″, 19″, 22″ dan lainnya.
2.2.    Resolusi Monitor
•    CGA (Color Graphics Adapter), dikenalkan oleh IBM pada tahun 1981 sebagai monitor warna standar untuk komputer IBM. Pada saat itu standar CGA video card-nya hanya dengan kapasitas video RAM sekitar 16 MB saja.
•    EGA (Enhanced Graphics Adapter), dikenalkan oleh IBM pada tahun 1984. Resolusinya 640×350 pixel dengan 16 warna (4 bpp –bits per pixel–).
•    MCGA (Multicolor Graphics Adapter), monitor ini adalah versi murah dari monitor tipe VGA yang dikenalkan pada tahun 1987. MCGA memiliki 320×200 pixel dan 256 warna, dan dengan 640×480 pixel untuk monochrome (hitam putih). Monitor ini relatif murah karena kapasitas memorinya juga kecil, yaitu sekitar 64kb video RAM(dibandingkan dengan VGA saat itu dengan kapasitas memori 256kb).
•    VGA (Video Graphics Array), dikenalkan oleh IBA pada tahun 1987. VGA sebenarnya ada beberapa resolusi, tetapi yang umum saat VGA mengacu pada resolusi 640 × 480 pixel dengan 16 warna (4 bpp) dan dengan 4:3 aspect ratio. Monitor dengan resolusi yang lain, misal 320×200 dengan 256 warna (8 bpp) atau resolusi 720×400 (text mode) juga didefinikan sebagai VGA.
•    SVGA (Super Video Graphics Array), standar monitor yang dibuat oleh VESA untuk komputer IBM. SVGA memiliki resolusi 800×600 dan dikenalkan pada tahun 1989.
•    XGA (Extended Graphics Array), standar monitor yang dikenalkan oleh IBM pada tahun 1990. XGA mendukung resolusi hingga 1024×768 dengan jumlah warna lebih banyak dan refresh rate yang tinggi. XGA juga bisa mendukung resolusi hingga 1360×1024 dalam mode 16 warna (4 bits per pixel).
•    WXGA (Widescreen Extended Graphics Array), ini adalah monitor XGA dengan format layar lebar. Umumnya digunakan untuk komputer jinjing.
•    SXGA (Super Extended Graphics Array), monitor ini memiliki resolusi hingga 1280×1024 dan 32 bit truecolor.  Dengan aspect ratio yang tidak umum 5:4 (yang umum saat itu 4:3), sehingga jika discala gambar akan terlihat lebih lebar di monitor SXGA dibandingan dengan monitor XGA.
•    WSXGA (Widescreen Super Extended Graphics Array) nama lainya (WXGA+), adalah versi turunan dari WXGA. Resolusinya adalah 1440×900 dengan aspect ratio 61:10. Umumnya digunakan untuk komputer jinjing.
•    WSXGA+ (Widescreen Super Extended Graphics Array Plus), adalah versi turunan dari WSXGA yang umumnya dipakai oleh komputer jinjing format layar lebar dengan resolusi max 1680×10500.
•    UXGA (Ultra XGA), adalah standar true color dengan resolusi 1600×1200 dengan aspect ratio 4:3.
•    WUXGA (Widescreen Ultra Extended Graphics Array),  turunan versi UXGA dengan resolusi 1920×1200 dengan aspect ratio 16:10. Umunya digunakan untuk komputer jinjing.
•    QXGA (Quad Extended Graphics Array), monitor dengan resolusi 2048×1536  dan aspect ratio 4:3.
2.3.    Dot Pitch (dp)
   Dot pitch adalah jarak antara 2 pixel yang berdekatan dan diukur dalam satuan mm, nilai berkisar antara 0.20 mm hingga 0.30 mm, namun yang umum digunakan nilainya berkisar antara 0.26 mm hingga 0.29 mm. semakin kecil nilai dot pitch akan mengakibatkan tampilan monitor semakin tajam dan jelas.
2.4.    Kecepatan Refresh
   Kecepatan Refresh menunjukkan jumlah pemayaran ulang piksel per detik, sehingga tampilan piksel tetap jelas. Semakin tinggi kecepatan refresh, maka tampilan di layar akan terlihat lebih nyata. Kecepatan refresh dinyatakan dalam besaran Hertz. Monitor dengan kualitas bagus akan memiliki kecepatan refresh 75 Hz, yang berarti dalam satu detik, citra pada monitor akan ditampilkan sebanyak 75 kali.
2.5.    Interlaced dan Noninterlaced
   Teknologi monitor juga memunculka dua istilah : interlaced dan noninterlaced monitor. Inter;aced monitor adalah jenis monitor yang menampilkan informasi dalam layar melalui dua tahapan. Sedangkan noninterlaced monitor hanya menggunakan satu tahapan. Sebagai contoh, televisi biasanya memiliki kecepatan refresh lebih rendah dibanding monitor computer pada umumnya, memerlukan interlaced agar gambar dapat terlihat jelas. Pelepas electron pada tabung televisi akan menampilkan seluruh gambar pada baris ganjil dari bagian atas layar sampai kebawah, kemudian pelepas electron akan menampilkan gambar baris genap sesudahnya. Karena posfor yang terletak pada layar dapat menyimpan cahaya, maka mata kita seolah-olah gambar tersebut ditayangkan sekaligus pada saat yang bersamaan. Efek dari interlaced monitor computer adalah kerdip, yang dapat melelahkan mata dan tentu saja mempengaruhi kualitas penyajian informasi.
2.6.    Kedalaman Warna (colour deep)
kіtа semua pasti kenal dengan kаtа Bit, bit di sini yang kіtа bahas adalah Bit kedalaman warna yang ada di monitor. Penjelasan Bit adalah unit terkecil dаrі informasi yang dapat dimengerti oleh komputer. Bit menyatakan 2 keadaan; “Ya” dаn “Tidak” (dalam istilah lain Positif/negatif, atau dalam notasi 0/1). Informasi-informasi dalam komputer ditangani dengan cara menerangkan sesuatu dengan “Ya” atau “Tidak”, termasuk layar monitor. Layar monitor disusun oleh kotak-kotak kecil (pixel/cell) yang berisi informasi/bit yang menentukan warna apa yang аkаn ditampilkan.Untυk memahami bit, kіtа ambil contoh sebuah layar monitor hitam-putih (1 bit), bila pixel menyatakan “Ya” maka sebuah kotak аkаn berwarna putih, bila pixel menyatakan “Tidak” maka kotak tersebut аkаn berwarna hitam.
Hubungan jumlah bit dengan warna
Jumlah Bit    Jumah Variasi Warna
1    32
(monochrome)
2    4
(CGA)
4    16
(EGA)
8    256
(VGA)
16    65,536
(High Colour, XGA)
24    16,777,216
(True Colour, SVGA)
32    16,777,216
(True Colour + Alpha Channel)
Selain jenis monitor, warna dan resolusi gambar pada layar juga ditentukan oleh graphic adapter card, yang merupakan piranti antar muka penghubung monitor dengan computer.
2.7.    Monitor CRT (Cathode Ray Tube)
   Monitor CRT adalah monitor yang berukuran besar seperti televisi, monitor jenis ini menggunakan tabung gelas yang layarnya berbentuk cembung, selain layar cembung monitor CRT ada juga yang berlayar datar (flat). Monitor ini bekerja dengan cara menggerakan sorotan elektron secara maju mundur dibalik layar. Setiap sorotan itu mengenai titik fosfor yang ada di tabung gelas monitor dan selanjutnya menerangi begitu banyak garis dari atas hingga bawah layar sehingga gambar dimunculkan. Monitor CRT memberikan warna yang lebih kaya dalam spektrum penuh dibandingkan monitor LCD. Oleh karena itu, para pendesain grafis lebih memilih moniitor CRT karena langsung bisa membandingkan warna di monitor dengan yang akan dicetak.
Kelebihan : Tipe CRT memiliki kelebihan dalam hal High Dynamic Range ( hingga mencapai 15000:1),reproduksi warna sangat baik, wide gamut dan level black yang sangat rendah.Selain itu, monitor ini dapat menampilkan hampir semua resolusi native dan refresh rate dan memiliki Viewing angle yang sangat baik.Harga yang ditawarkan juga jauh lebih murah dibandingkan jenis monitor LCD atau Plasma.
Kekurangan : CRT memiliki ukuran yang berat dan body besar, terutama untuk ukuran display diatas 20″.Membutuhkan daya yang besar dan operasional suhu yang tinggi.Pada sisi reproduksi gambar,pada refresh rate yang rendah,efek flicker akan sangat terasa. Aspect ratio biasanya hanya terbatasi pada ukuran 4 : 3.
2.8.    Monitor Layar Datar LCD (Liquid Crystal Display)
   LCD banyak ditemukan pada jam digital dan layar laptop atau handphone. LCD merupakan jenis monitor yang menggunakan dua lembar materi terpolarisasi dengan kristal cair yang berada di tengahnya. Saat arus listrik mengalir dan melalui cairan kristal, kristal itu bergabung sehingga cahaya tidak masuk. Oleh karena itu, kristal berfungsi seperti katup yang mengizinkan cahaya masuk atau diblokir. Monitor LCD memiliki bentuk yang ramping, ringan, dan tipis sehingga tidak memerlukan tempat yang luas untuk meletakannya dibanding monitor CRT. Selain itu monitor LCD mengkonsumsi daya listrik yang jauh lebih rendah dibandingkan monitor CRT.
Kelebihan : kelebihan utama LCD adalah pada ukuran dimensi ( compact ) dan berat yang sangat rendah, konsumsi daya yang sangat rendah, hampir tidak ada efek flicker ( tergantung pada tipe backlight yang digunakan ), dapat diproduksi hampir untuk semua ukuran, dan secara teori tidak ada batasan resolusi maksimal.
Kekurangan : LCD memiliki sudut pandang yang sangat terbatasi. Hal ini juga menyangkut sisi reproduksi warna , saturasi, dan brightness yang berubah-ubah meski pada sudut pandang yang paling optimal. Response time-nya rendah hingga menimbulkan ghosting artiffact, memiliki satu native resolution meski resolusi lain dimungkinkan dengan menggunakan video scaller. Dead pixel bisa terjadi entah ketika produksi di pabrik maupun ketika pemakaian oleh user.
•     Passive Matrix
Passive Matrix adalah teknologi penampilan warna dengan menggunakan sebuah lapisan Liquid Crystal Diode (LCD) di atas kisi-kisi kawat untuk memberikan daya pixel ketika dialuri arus listrik.
•    Active Matrix
Sama halnya seperti passive Matrix, pada Active Matrix ini juga layar panel datar diletakan diatas kisi-kisi kawat.tp perbedaannya pada Active Matrix ini, arus listrik dialirkan ke berbagai sisi pada kisi-kisi kawat. sehingga tampilan yang dihasilkan lebih cerah dan dapat dilihat dari segala arah. berbeda dengan passive matrix yang hanya cuma dari satu arah.
2.9.    Perbedaan monitor CRT dan LCD
Ukuran fisik :
Ukuran fisik monitor CRT jauh lebih besar karena memerlukan ruangan untuk tabung CRT. Ukuran LCD lebih ramping, sehingga sesuai untuk tempat yang terbatas atau untuk laptop.
Warna :
Awalnya warna monitor LCD hanya ratusan hingga ribuan jenis, sedangkan CRT sudah mencapai jutaan. Namun, LCD LCD jenis baru telah dapat memproduksi warna yang tak terbatas sehingga lebih halus.
Resolusi :
Umumnya monitor CRT dapat menampilkan berbagai variasi resolusi, sedagkan monitor LCD hanya memiliki satu resolusi native, yaitu resolusi dimana tampilan yang dihasilkan mempunyai gambar paling jelas. Keadaan ini merupakan resolusi LCD tertinggi yng dapat dijangkaunya
Kecerahan (Brightness) :
Pada CRTkecerahan gambar tak menjadi masalah. Pada LCD, mengingat pancaran cahaya dilakukan dari belakang, LCD memiliki level kecerahan yang berbeda daripada CRT. Ukuran kecerahan LCD biasanya dinyatakan dalam satuan nits yaitu berkisar antara 70-250 nits.
Sudut Pengihatan :
Dibandingkan dengan CRT, monitor LCD memiliki sudut penglihatan yang lebih kecil, sehingga warna yang muncul bias berubah jika dilihat dari samping atau bahkan tak terlihat sama sekali. Namun monitor LCD dewasa ini telah memiliki sudut pandang yang lebih luas lagi.
Pemakaian Daya dan Emisi Radiasi :
LCD hanya memerlukan daya listrik yang kecil untuk pengoprasiannya dan tidak mengeluarkan emisi radiasi yang berbahaya jika dibandingkan dengan monitor CRT. Rata-rata monitor memerlukan daya listrik 110 watt, sedangkan LCD memrlukan sekitar 30 hingga 40 watt
Harga :
Monitor LCD lebih mahal dibandingkan CRT
2.10.    Monitor Plasma dan Electrominescent
Monitor plasma (atau lengkapnya adalah monitor plasma gas) menggunakan gas untuk mengeluarkan cahaya. Teknologi pada monitor ini kini diterapkan pada televisi datar berlayar lebar.
Monitor electroluminescent (EL) mengandung bahan yang bercahaya manakala dialiri arus listrik. Sebuah pixel terbentuk pada layar saat arus listrik dikirim ke perpotongan baris dan kolom yang sesuai.

3.  PRINTER
Printer adalah salah satu contoh hardware Hardcopy device (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis.Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch).Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.
3.1.    Impact Printer
Impact printers adalah jenis printer yang memaksa print heads untuk mentransfer tinta ke media cetak dengan caraprint heads menekan tinta sampai menyentuh kertas, mirip dengan cara kerja mesin tik. Impact printer menggunakan print heads yangberisi sejumlah pin metal. Beberapa print heads hanya memiliki 9 pin untuk menghasilkan titik – titik yang akan membentuk karakter. Dan sebagian printer memiliki 24 pin untuk menghasilkan resolusi yang lebih baik. Selain itu jenis printer ini terbatas pada pencetakkannya yang bersifat monochrome dengan huruf tunggal pada setiap waktu cetak. Beberapa type dari impact printer antara lain :
  1. Dot Matrix Printer : Jenis printer Dot Matrix merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita.Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.
  2. Daisy Wheel Printer : Tipe dari printer yang menghasilkan huruf yang kualitasnya cukup baik. Cara kerja printer ini sama seperti mesin tik. Daisy wheel adalah piringan yang terbuat dari plastik atau logam dimana pada setiap ujung dari piringan ini terdapat karakter-karakter.Untuk mencetak karakter, printer memutar piringan sampai huruf yang diinginkan berhadapan tepat dengan kertas. Dan palu langsung menghantam piringan , memaksa karakter untuk menekan tinta, dan meninggalkan bekas tinta di kertas. Jenis karakter dari printer ini bisa dirubah dengan cara mengganti daisy wheel.
  3. Thimble Printer : Merupakan Letter Quality printer menggunakan elemen berbentuk thimble yang terdiri dari batangan plastik yang diatur melingkar seperti daisy wheel tetapi batangan tersebut dibengkokkan.Pola dari karakter ada di ujung batangan plastik tersebut.
  4. Chain Printer : Mengunakan suatu rantai yang berisi karakter-karakter untuk membentuk hasil cetakannya. Rantai tersebut akan berputar secara horizaontal dan setelah tepat pada posisi pencetakan, palu pemukul akan mengetuk pola karakter di rantai melalui karbon, bentuk dari karakter akan tercetak di kertas. Chain printer mempunyai kecepatan yang tinggi.
  5. Band Printer : Cara operasinya sama dengan chain printer, tetapi menggunakan pita besi (steel band) yang berisi kumpulan pola karakter.
  6. Drum Printer : Yaitu printer yang kumpulan karakternya diletakkan pada permukaan luar suatu drum metal. Tiap-tiap posisi kolom pencetakan terdapat satu lingkaran kumpulan karakter di drum.
    Proses pencetakan karakter dilakukan dengan memutar drum sampai pada bentuk karakter yang diinginkan  dan suatu palu pemukul akan mengetuk karakter tersebut.
3.2.    Nonimpact Printer
Non-impact printers adalah jenis printer yang tidak beroperasi dengan cara menekan tinta ke kertas, cara kerja printer ini bermacam-macam, ada yang menggunakan elemen panas, menyemprotkan tinta ke media ataupun dengan menyinari laser beam. Printer jenis ini cenderung lebih tenang dibandingkan dengan jenis impact yang menimbulkan suara berisik ketika mencetak. Keunggulan dari jenis printer ini, mempunyai kerapatan yang lebih baik karena karakter yang di cetak pada media di bentuk dari puluhan titik tinta yang kecil, sehingga menghasilkan output yang lebih baik.Agar mampu menghasilkan cetakan berwarna, maka di gunakan nozzle yang terpisah, masing – masing memiliki warna yang berbeda. Beberapa type dari non-impact printer antara lain :
Inkjet printer : Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.
  1. Thermal Printer : Printer ini menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang masing-masing dipanasi secara terpisah.Kertas yang digunakan adalah khusus yang peka terhadap panas. Jarum besi yang dipanasi, bila diletakkan dekat dengan kertas yang peka panas tersebut menyebabkan bentuk karakter akan terbakar di kertas. Thermal printer tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna.
  2. Electrostatic Printer : Menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang diberi aliran listrik. Cara kerja electrostatic printer sama dengan thermal printer, kecuali kertas yang digunakan adalah kertas khusus yang dilapisi dengan aluminium oksida. Printer ini juga tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna.
  3. Thermal Transfer Printer : Merupakan printer teknologi panas yang dapat mencetak dalam bentuk warna-warna .Printer ini menggunakan kepala cetak yang dipanasi dan suatu karbon yang mengandung partikel-partikel tinta yang dilekatkan pada lilin. Jika lilin ini meleleh, partikel tinta akan terlepas dan melekat di kertas.
  4. Laser Printer : Merupakan teknologi gabungan antara teknologi xerographic yang ditemukan di fotocopy dengan teknologi laser. Output digital dari komputer akan dirubah menjadi pulsa sinar laser dan ditembakkan ke suatu drum yang peka terhadap sinar laser. Bayangan yang ditangkapdi drum akan dikirimkan dengan proses seperti mesin fotocopy. Laser printer membentuk karakter dalam bentuk titik-titik yang sangat kecil dan rapat, sehingga menghasilkan kualitas karakter yang baik.
3.3.    Serial Printer
Disebut juga dengan nama character printer karena cara mencetaknya dilakukan setiap saat secara serial. Kecepatan dari serial printer diukur dengan satuan cps (character per second). Yang termasuk serial printer yaitu : dot matrix, daisy wheel, thimble, inkjet, thermal, electrostatic dan thermal transfer printer.
3.4.    Line Printer
Bekerja dengan cara mencetak satu baris sekaligus setiap saat. Kecepatan dari line printer biasanya diukur dengan satuan lpm (lines per minute). Yang termasuk serial printer yaitu : chain, band dan drum printer.
3.5.    Page Printer
Dapat mencetak satu halaman tiap saat.Yang termasuk page printer adalah laser printer.Kecepatan pencetakan juga diukur dengan lpm atau ppm (pages per minute) bisa mencapai 20000 baris per menit.
3.6.    Intelligent Printer Controller
Merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dengan beberapa printer sehingga printer tersebut dapat digunakan bersama-sama secara otomatis atau dapat di-switch antara satu printer dengan printer lain.
Dikatakan intelligent karena mempunyai CPU dan memori tersendiri yang akan mengatur penggunaan printer bersama-sama. Memory di printer controller berfungsi sebagai buffer data yang akan dikirimkan ke printer untuk dicetak.
Printer adalah salah satu contoh hardware Hardcopy device (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis.Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch).Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.
3.1.    Impact Printer
Impact printers adalah jenis printer yang memaksa print heads untuk mentransfer tinta ke media cetak dengan caraprint heads menekan tinta sampai menyentuh kertas, mirip dengan cara kerja mesin tik. Impact printer menggunakan print heads yangberisi sejumlah pin metal. Beberapa print heads hanya memiliki 9 pin untuk menghasilkan titik – titik yang akan membentuk karakter. Dan sebagian printer memiliki 24 pin untuk menghasilkan resolusi yang lebih baik. Selain itu jenis printer ini terbatas pada pencetakkannya yang bersifat monochrome dengan huruf tunggal pada setiap waktu cetak. Beberapa type dari impact printer antara lain :
  1. Dot Matrix Printer : Jenis printer Dot Matrix merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita.Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.
  2. Daisy Wheel Printer : Tipe dari printer yang menghasilkan huruf yang kualitasnya cukup baik. Cara kerja printer ini sama seperti mesin tik. Daisy wheel adalah piringan yang terbuat dari plastik atau logam dimana pada setiap ujung dari piringan ini terdapat karakter-karakter.Untuk mencetak karakter, printer memutar piringan sampai huruf yang diinginkan berhadapan tepat dengan kertas. Dan palu langsung menghantam piringan , memaksa karakter untuk menekan tinta, dan meninggalkan bekas tinta di kertas. Jenis karakter dari printer ini bisa dirubah dengan cara mengganti daisy wheel.
  3. Thimble Printer : Merupakan Letter Quality printer menggunakan elemen berbentuk thimble yang terdiri dari batangan plastik yang diatur melingkar seperti daisy wheel tetapi batangan tersebut dibengkokkan.Pola dari karakter ada di ujung batangan plastik tersebut.
  4. Chain Printer : Mengunakan suatu rantai yang berisi karakter-karakter untuk membentuk hasil cetakannya. Rantai tersebut akan berputar secara horizaontal dan setelah tepat pada posisi pencetakan, palu pemukul akan mengetuk pola karakter di rantai melalui karbon, bentuk dari karakter akan tercetak di kertas. Chain printer mempunyai kecepatan yang tinggi.
  5. Band Printer : Cara operasinya sama dengan chain printer, tetapi menggunakan pita besi (steel band) yang berisi kumpulan pola karakter.
  6. Drum Printer : Yaitu printer yang kumpulan karakternya diletakkan pada permukaan luar suatu drum metal. Tiap-tiap posisi kolom pencetakan terdapat satu lingkaran kumpulan karakter di drum.
    Proses pencetakan karakter dilakukan dengan memutar drum sampai pada bentuk karakter yang diinginkan  dan suatu palu pemukul akan mengetuk karakter tersebut.
3.2.    Nonimpact Printer
Non-impact printers adalah jenis printer yang tidak beroperasi dengan cara menekan tinta ke kertas, cara kerja printer ini bermacam-macam, ada yang menggunakan elemen panas, menyemprotkan tinta ke media ataupun dengan menyinari laser beam. Printer jenis ini cenderung lebih tenang dibandingkan dengan jenis impact yang menimbulkan suara berisik ketika mencetak. Keunggulan dari jenis printer ini, mempunyai kerapatan yang lebih baik karena karakter yang di cetak pada media di bentuk dari puluhan titik tinta yang kecil, sehingga menghasilkan output yang lebih baik.Agar mampu menghasilkan cetakan berwarna, maka di gunakan nozzle yang terpisah, masing – masing memiliki warna yang berbeda. Beberapa type dari non-impact printer antara lain :
Inkjet printer : Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.
  1. Thermal Printer : Printer ini menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang masing-masing dipanasi secara terpisah.Kertas yang digunakan adalah khusus yang peka terhadap panas. Jarum besi yang dipanasi, bila diletakkan dekat dengan kertas yang peka panas tersebut menyebabkan bentuk karakter akan terbakar di kertas. Thermal printer tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna.
  2. Electrostatic Printer : Menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang diberi aliran listrik. Cara kerja electrostatic printer sama dengan thermal printer, kecuali kertas yang digunakan adalah kertas khusus yang dilapisi dengan aluminium oksida. Printer ini juga tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna.
  3. Thermal Transfer Printer : Merupakan printer teknologi panas yang dapat mencetak dalam bentuk warna-warna .Printer ini menggunakan kepala cetak yang dipanasi dan suatu karbon yang mengandung partikel-partikel tinta yang dilekatkan pada lilin. Jika lilin ini meleleh, partikel tinta akan terlepas dan melekat di kertas.
  4. Laser Printer : Merupakan teknologi gabungan antara teknologi xerographic yang ditemukan di fotocopy dengan teknologi laser. Output digital dari komputer akan dirubah menjadi pulsa sinar laser dan ditembakkan ke suatu drum yang peka terhadap sinar laser. Bayangan yang ditangkapdi drum akan dikirimkan dengan proses seperti mesin fotocopy. Laser printer membentuk karakter dalam bentuk titik-titik yang sangat kecil dan rapat, sehingga menghasilkan kualitas karakter yang baik.
3.3.    Serial Printer
Disebut juga dengan nama character printer karena cara mencetaknya dilakukan setiap saat secara serial. Kecepatan dari serial printer diukur dengan satuan cps (character per second). Yang termasuk serial printer yaitu : dot matrix, daisy wheel, thimble, inkjet, thermal, electrostatic dan thermal transfer printer.
3.4.    Line Printer
Bekerja dengan cara mencetak satu baris sekaligus setiap saat. Kecepatan dari line printer biasanya diukur dengan satuan lpm (lines per minute). Yang termasuk serial printer yaitu : chain, band dan drum printer.
3.5.    Page Printer
Dapat mencetak satu halaman tiap saat.Yang termasuk page printer adalah laser printer.Kecepatan pencetakan juga diukur dengan lpm atau ppm (pages per minute) bisa mencapai 20000 baris per menit.
3.6.    Intelligent Printer Controller
Merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dengan beberapa printer sehingga printer tersebut dapat digunakan bersama-sama secara otomatis atau dapat di-switch antara satu printer dengan printer lain.
Dikatakan intelligent karena mempunyai CPU dan memori tersendiri yang akan mengatur penggunaan printer bersama-sama. Memory di printer controller berfungsi sebagai buffer data yang akan dikirimkan ke printer untuk dicetak.

4. PLOTTER
Plotter merupakan alat cetak yang mempunyai kemampuan mencetak grafik atau gambar dengan baik. Plotter menggunakan pena (pen plotter) untuk membentuk gambar yang dicetak, tetapi ada juga plotter yang menggunakan inkjet. Plotter ada yang menggunakan drum (drum plotter) dan ada juga yang menggunakan meja datar (flat-bed plotter) untuk landasan kertasnya atau meja gulung (roller-bed plotter).
Bila drum digunakan, kertas diletakkan di atas drum yang akan berputar naik dan turun sesuai gambar yang dihasilkan. Bila digunakan meja datar, kertas yang diletakkan tidak bergerak tetapi sesuatu seperti tangan yang memegang pena yang mampu bergerak ke semua arah. Bila digunakan meja gulung, maka kertas yang diletakkan di atas meja tersebut dapat bergerak maju mundur.
4.1.    Plotter Pena
Pada prinsipnya plotter pena memiliki satu pena atau sejumlah pena berwarna-warni untuk menggambar pada kertas atau plastik transparan. Plotter pena tidak membuat keluaran berbentuk pola titik-titik., tetapi keluaran dalam bentuk garis kontinyu.
4.2.    Plotter Elektrostatis
Pada plotter elektrostatis ini kertas diletakkan pada tempat datar seperti meja, kemudian dibuat dengan prinsip kerja seperti pada mensin foto kopi, yaitu dengan memberi tegangan listrik pada kertas. Tegangan listrik tersebut yang akan menarik tinta untuk melekat pada kertas. Tinta kemudian dicairkan dengan pemanasan. Kualitas jenis plotter ini tidak sebagus plotter pena, tetapi kecepatannya lebih tinggi.
4.3.    Plotter Thermal
Plotter thermal menggunakan pin yang dipanasi secara elektronis. Kemudian pin tersebut dilewatkan pada jenis media yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk gambar. Plotter thermal dapat digunakan untuk mencetak pada kertas maupun pada film buram.
4.4.    Plotter Pemotong
Plotter jenis ini dapat sekaligus memotonh bahan vinyl, karet, gabus, kulit, dan lain-lain. Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri sepatu atau industri pakaian, untuk memotong pola atau bahan sekaligus.
4.5.    Plotter Format Lebar
Plotter format lebar biasa digunakan oleh perusahaan grafis, karena plotter jenis ini dapat membuat cetakan berwarna dalam kertas yang sangat lebar.Teknologi yang digunakan ada yang menyerupai printer ink-jet ataupun plotter thermal.

5. AUDIO
Audio adalah merupakan salah satu elemen yang penting, karena ikut berperan dalam membangun sebuah sistem Komunikasi dalam bentuk suara, ialah suatu sinyal elektrik yang akan membawa unsur-unsur bunyi didalamnya. Audio itu terbentuk melalui beberapa tahap, diantaranya: tahap pengambilan atau penangkapan suara, sambungan transmisi yang membawa bunyi, amplifier dan lain-lain.
Macam-macam atau Jenis-jenis audio, terdapat berbagai macam audio yang dikelompok berdasarkan media ataupun perangkat yang sering gunakan, diantaranya:
  1. Audio Streaming adalah suatu istilah yang dipakai untuk mendengarkan siaran langsung atau live melalui jaringan internet. Seperti contohnya: Winamp (MP3), RealAudio (RAM) dan juga Liquid Radio.
  2. Pengertian audio visual adalah suatu istilah yang digunakan untuk seperangkat soundsystem yang dilengkapi dengan tampilan gambar, biasanya dipakai untuk presentasi.
  3. Audio Modem Riser (AMR) adalah suatu istilah yang dipakai untuk sebuah kartu plug-in untuk motherboard intel yang memuat sirkuit audio ataupun Modem.
Inilah Jenis-jenis format audio, ada berbagai macam format atau ekstensi audio yang dapat ditemui sehari-hari, tapi yang umumnya dikenal oleh masyarakat antara lain :
  1. MP3 adalah (MPEG, Audio Layer 3)  suatu format audio yang dikembangkan oleh Fraunhoper Institude dengan memiliki bitrate 128 kbps. Dalam waktu yang singkat MP3 menjadi format paling populer dalam dunia musik digital, sebab ukuran filenya yang kecil dan juga kualitasnya tidak kalah dengan CD Audio.
  2. WAV adalah suatu format audio yang merupakan standar suara dari de-facto di Windows. Awalnya format jenis ini dijadikan jembatan untuk penghubung file yang akan dikonversi keformat yang lainnya. Tetapi seiring berkembangnya zaman, banyak para pengguna yang melewati tahap ini, pengguna dapat mengkonversi file secara langsung ke format yang diinginkannya. Format  ini jarang sekali dipakai sebab ukuran filenya yang lumayan agak besar.
  3. AAC (Advanced Audio Coding) adalah suatu format audio yang menjadi standar untuk MPEG (Motion Picture Experts Group). Sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997, sample rate yang ditawarkan sampai dengan 96 KHz atau 2 (dua) kali sample rate MP3 (MPEG, Audio Layer 3). Kualitas format audio dengan ini cukup baik sekali, bahkan pada bitrate yang paling rendah sekalipun. Salah satu pengguna format audio ini ialah iTunes, toko musik online besutan Apple dan juga piranti atau perangkat pendukung terkemuka untuk format audio ini juga berasal dari produknya Apple yaitu Ipod.
  4. WMA (Windows Media Audio) adalah suatu format audio yang ditawarkan oleh perusahaan teknologi terbesar di dunia yaitu Microsoft Corporation. Format audio yang satu ini sangat disukai oleh vendor musik online sebab dukungannya terhadap DRM (Digital Right Management) yaitu suatu fitur yang dipakai untuk mencegah pembajakan musik. Selain itu, menurut isu atau gosip yang beredar format audio ini memiliki kualitas yang lebih baik dari pada formaat AAC maupun MP3.
  5. Ogg Vorbis adalah satu-satunya format audio yang garatis atau terbuka untuk umum. Kelebihannya ialah terletak pada kualitas audio yang tinggi walaupun pada bitrate rendah sekalipun.
  6. Real Audio adalah suatu format audio yang sering ditemui pada bitrate rendah. Format jenis ini dikembangkan oleh RealNetworks, digunakan untuk layanan streaming audio pada bitrate 128 kbps atau lebih dengan memakai standar AAC MPEG-4.
  7. MIDI adalah suatu format audio yang biasanya digunakan untuk ringtone pada handphone, sebab ukuran filenya yang kecil tapi sayangnya format audio ini hanya cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer.

Materi 6 Hardware Basic: Piranti Masukkan

Secara Terminologi Piranti masukan adalah input device, sedangkan menurut Etimologi, Piranti Masukan (Input Device) adalah semua perangkat keras komputer yang digunakan untuk memberikan data dan sinyal kendali untuk suatu sistem pemrosesan informasi, misalnya komputer. Peranti masukan dapat dikelompokan berdasarkan beberapa hal diantaranya :
  • Cara masukan misalnya melalui gerak mekanis atau audio.
  • Masukan diskret (tekanan tombol) atau kontinu (posisi tetikus).
  • Derajat kebebasan gerakan misalnya dua dimensi pada tetikus standar dan tiga dimensi pada navigator untuk aplikasi CAD.
  1. Jenis-Jenis Piranti Masukan, Jenis – Jenis Piranti Masukan yaitu :
  1. Piranti Pengetikan :
Peranti pengetikan dapat dipergunakan untuk memasukan data ataupun perintah. Contoh piranti pengetikan adalah berikut ini :
  1. Keyboard adalah peranti pemasukan data yang dapat mengubah huruf, angka, ataupun kode lain menjadi isyarat listrik yang dapat diproses komputer. Keyboard paling umum dipergunakan sebagai piranti masukan dan merupakan piranti yang paling lama dimanfaatkan setelah perkembangan komputer dengan masukan kartu plong (punch card).
  2. ATM (Automated Teller Machine) digunakan untuk melakukan transaksi pengambilan uang tunai, pembayaran tagihan, transfer uang, bahkan memesan tiket kereta api. ATM dapat bekerja menjadi peranti input dan output  sekaligus. Sebagai peranti masukan, ATM memungkinkan pengguna untuk memasukan nomor PIN, angka uang, dan hal lain yang terdapat pada tampilan menu.
  3. POS (Point of Sale) adalah peranti yang digunakan pada toko – toko untuk memasukan data pembelian. Peranti ini selain berisi tombol seperti keyboard lengkap dengan angka, juga terdapat tambahan yang memungkinkan memproses kartu kredit.

2. Piranti Penunjuk 
Peranti penunjuk adalah peranti masukan yang memungkinkan pengguna untuk memasukan data kontinu dan multidimensi ke dalam suatu komputer. Sistem CAD dan antarmuka pengguna grafis memungkinkan pengguna untuk mengendalikan dan memberikan data kepada komputer dengan menggunakan gestur fisik tunjuk, klik, dan seret.
Contoh piranti penunju yaitu:
a. Mouse
Mouse adalah perangkat genggam kecil yang mendorong di atas permukaan horisontal. Sebuah mouse pointer bergerak grafis dengan menjadi meluncur di permukaan halus.
b. Trackball
Trackball adalah perangkat penunjuk yang terdiri dari bola bertempat di soket yang mengandung sensor untuk mendeteksi rotasi bola sekitar dua sumbu, mirip dengan mouse terbalik.
c. Pointing Stick
Pointing Stick/Tongkat Penunjuk adalah inti tekanan kecil yang sensitif digunakan seperti joystick. Hal ini biasanya ditemukan pada laptop tertanam antara ‘G’, ‘H’, dan ‘B’. Ini beroperasi dengan merasakan gaya yang diberikan oleh pengguna. Seperti mouse tombol biasanya ditempatkan tepat di bawah spasi . Hal ini juga ditemukan pada mouse dan beberapa keyboard lainnya.
d. Touchpad/Trackpad
Touchpad atau Trackpad adalah permukaan datar yang dapat mendeteksi kontak jari. Ini adalah perangkat penunjuk stasioner yang biasanya digunakan pada laptop. Setidaknya satu tombol fisik biasanya dilengkapi dengan touchpad, namun pengguna juga dapat menghasilkan klik mouse dengan menekan pada pad. Fitur lanjutan mencakup sensitivitas tekanan dan gerakan khusus seperti bergulir dengan menggerakan jari di sepanjang tepi. Touchpad atau Trackpad menggunakan grid dua lapisan elektroda untuk mengukur gerakan jari, satu lapisan memiliki strip elektroda vertikal yang menangani pergerakan vertikal, dan lapisan lainnya memiliki strip elektroda horisontal untuk menangani gerakan horisontal.
e. Touch Screen
Touchscreen adalah perangkat tertanam ke layar TV monitor, atau sistem LCD Monitor layar laptop komputer. Pengguna berinteraksi dengan perangkat dan atau menekan fisik item ditampilkan pada layar, baik dengan jari-jari atau beberapa alat bantu lainnya.
f. Joystick
Joystick atau Tuas Kendali adalah alat masukan komputer yang berwujud tuas yang dapat bergerak ke segala arah. Alat ini dapat mentransmisikan arah sebesar dua atau tiga dimensi ke komputer. Alat ini umumnya digunakan sebagai pelengkap untuk memainkan permainan video yang dilengkapi lebih dari satu tombol.
Tuas kendali juga telah menjadi alat kontrol utama pada kokpit pesawat terbang, termasuk pesawat jet dan pesawat militer, baik sebagai tuas utama ataupun tuas di sisi-sisinya. Tuas kendali juga digunakan untuk mengontrol mesin seperti mesin derek, truk, kursi roda, kamera pengawas dan mesin pemotong rumput. Miniatur dari tuas kendali finger-operated telah diadopsi sebagai alat input untuk peralatan elektronik kecil seperti telepon seluler (ponsel).
g. Light Pen
Light pen adalah peranti masukan komputer dalam bentuk pena yang digunakan bersamaan dengan perangkat komputer CRT TV atau monitor. Hal ini memungkinkan pengguna menunjuk objek yang ditampilkan, atau menggambar pada layar.
h. Digitizing Tablet
Graphic Tablet adalah perangkat keras peranti masukan komputer yang membolehkan pemakainya untuk menggambar dengan tangan dan memasukan gambar atau sketsa langsung ke komputer, layaknya menggambar di atas kertas menggunakan pensil.

  1. Piranti Pengambil Gambar Terformat
Banyak jenis peranti masukan yg dapat digunakan untuk mengambil citra (gambar) terformat, yang dalam arti disini bentuk atau format hurufnya sudah ditentukan. Hal ini membantu peranti tersebut dalam menerima masukan. Yang kemudian diubah menjadi sinyal digital. Contoh untuk kategori peranti ini adalah sebagai berikut:
  1. Bar Code Reader Pembaca barcode adalah sebuah alat elektronik untuk membaca barcode. Seperti flatbed scanner terdiri dari sumber cahaya, lensa dan sensor cahaya menerjemahkan impuls ke optik yang listrik. Selain itu, hampir semua pembaca barcode berisi sirkuit decoder menganalisis gambar barcode data yang diberikan oleh sensor dan mengirim konten barcode untuk output port scanner.
  2. MICR ( Magnetic Ink Character Recognition ) MICR digunakan untuk membaca karakter-karakter khusus MICR yang dicetak dengan tinta khusus pula, Tinta ini akan dimagnetisasi oleh MICR sehingga infromasi magnetisnya dapat dibaca dan diterjemahkan menjadi sinyal digital. Tinta magnetis ini hanya dapat dicetak dengan printer laser.
  3. OMR ( Optical Mark Recognition) OMR adalah peranti yang dapat membaca blok tulisan pensil dan mengubahnya menjadi bentuk yang dapat digunakan oleh komputer.
  4. OCR ( Optical Character Recognition ) OCR adalah peranti yang dapat membaca teks dan mengkonversinya kedalam kode digital yang akan diproses oleh komputer. OCR terdapat sistem yang terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak pemanipulasi data.

4. Piranti Pengambil Gambar Tak Terformat
Contoh piranti pengambil gambar tak terformat adalah sebagai berikut :
  1. Image Scanner
    Scanner adalah alat elektronik yang fungsinya hampir sama dengan mesin fotocopy yaitu untuk memasukan data berupa image dan di proses melalui komputer. Namun ada perbedaan dari kedua hardware tersebut yaitu mesin fotocopy hasilnya dapat langsung di lihat pada media kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer kemudian di proses secara manual di dalam komputer. Data yang telah diambil dengan scanner bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII (American Standard Code for Information Interchange).
  2. Kamera Digital
    Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD ada juga yang menggunakan sensor CMOS yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital.
  3. Fingerprint Reader
    Pengenalan sidik jari atau otentikasi sidik jari mengacu pada otomatis metode verifikasi pertandingan antara dua manusia sidik jari.
    Sidik jari adalah salah satu dari banyak bentuk biometrik digunakan untuk mengidentifikasi individu dan memverifikasi identitas.

5. Perangkat Masukan Suara :
  1. Mikrofon adalah suatu jenis transduser yang mengubah energi akustik (gelombang suara) menjadi sinyal listrik. Mikrofon merupakan salah satu alat untuk membantu komunikasi manusia. Mikrofon dipakai pada banyak alat seperti telepon, alat perekam, alat bantu dengar, dan pengudaraan radio serta televisi.
  2. Automatic Speech Recognition (ASR) Dalam ilmu komputer, speech recognition (SR) adalah terjemahan dari kata-kata yang diucapkan menjadi teks. Hal ini juga dikenal sebagai “pengenalan suara otomatis. Beberapa sistem SR menggunakan pelatihan di mana seorang pembicara individu membaca bagian teks ke dalam sistem SR. Sistem ini menganalisis suara tertentu orang tersebut dan menggunakannya untuk fine tune pengakuan pidato orang tersebut, sehingga transkripsi lebih akurat.
  3. Headset adalah gabungan antara headphone dan mikrofon. Alat ini biasanya digunakan untuk mendengarkan suara dan berbicara dengan perangkat komunikasi atau komputer, misalnya untuk VoIP. Teknologi headset sudah merambah ke dunia komunikasi, khususnya teknologi telepon selular.
  4. Sensor adalah sesuatu yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan lingkungan fisik atau kimia. Variabel keluaran dari sensor yang diubah menjadi besaran listrik disebut Transduser.
    Pada saat ini, sensor tersebut telah dibuat dengan ukuran sangat kecil dengan orde nanometer. Ukuran yang sangat kecil ini sangat memudahkan pemakaian dan menghemat energi.

6. Suara
Suara adalah pemampatan mekanis atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara.Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel. Manusia mendengar bunyi saat getaran di udara atau medium lain sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusiakira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.
  • Suara dibedakan menjadi 2 yaitu:
  1. Suara Periodik adalah Suara yang terjadi secara kontinyu atau berlanjut dan getaran yang dihasilkan sama. Contoh suara periodik : instrument musik dan nyanyian burung.
  2. Suara Non periodik adalah Suara yang tidak terjadi secara berlanjut atau suara yang bentuk gelombangnya kotak-kotak. Contoh suara non-periodik: batuk dan percikan ombak.
  • Suara sangat berkaitan erat dengan:
  1. Frekuensi adalah Banyaknya getaran dalam satu detik. Satuan : Hertz (Hz) atau Cycles per second (cps). Panjang gelombang suara (wavelenght) dirumuskan = c/f
  2. Amplitudo adalah Keras lemahnya bunyi atau tinggi rendahnya gelombang Satuan amplitudo adalah decibel (db). Bunyi mulai merusak telinga jika volumenya lebih Besar dari 85 dB dan pada ukuran 130 dB akan mampumembuat hancur gendang telinga
  1. Velocity adalah Kecepatan perambatan gelombang bunyi sampai ke telinga pendengar Satuan yang digunakan : m/s. Pada udara kering dengan suhu 200C (680F), maka kecepatan rambat suara sekitar 343 m/s.

7. Video
Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Video juga bisa dikatakan sebagai gabungan gambar-gambar mati yang dibaca berurutan dalam suatu waktu dengan kecepatan tertentu.
  • Jenis-jenis Video
Pada dasarnya terdapat dua jenis video dalam layer computer yaitu :
  1. Video Analog
    Meskipun banyak video yang diproduksi hanya untuk platform display digital(untuk Web, CD-ROM, atau sebagai presentasi HDTV DVD), video analaog (kebanyakan masih digunakan untuk penyiaran televisi) masih merupakan platform yang paling banyak diinstal untuk mengirim dan melihat video.
Standar Penyiaran Video Analog :
Tiga standar penyiaran video analog yang paling banyak digunakan di dunia adalah NTSC, PAL, dan SECAM.
  1. Video Digital
    Integrasi Penuh dari video digital dalam kamera dan komputer mengurangi nemtuk televisi analog dari video dari produksi multimedia dan platform pengiriman, jika kamera video menggerakkan sinyal output digital,video dapat merekam dan disimpan ke disk siap untuk diedit. Contoh kualitas video digital yang prima lewat hadirnya teknologi VCD dan DVD (Digital Versatile Disc), sedangkan dunia broadcasting kini juga lambat laun mengalihkan teknologinya kearah DTV (Digital Television).
  • Macam – Macam Video
  1. Video IP Adalah video yang dilewatkan melalui IP. Terdapat tiga kategori video pada saat mereka dipancarkan pada publik baik melewati satelit, melalui kabel, dan melalui IP atau format radio analog.
  2. Video RAM Disingkat dengan VRAM. Tipe spesial dari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal bila dibandingkan chips DRAM yang konvensional.
  3. Videotex Istilah yang dibuat untuk menjelaskan peralatan TV yang digunakan untuk menampilkan data berbasis komputer, baik dikirimkan lewat telepon atau lewat kanal pemancar.
  4. Video Out Fitur pada perangkat keras yang bisa menghubungkan kamera ke video in port pada televisi atau monitor dan menampilkan citra digital di layar video.
  5. Videotext Suatu kemampuan untuk mengirimkan mentransmisikan secara dua arah dari suatu gambar dan suara.

8. Gerak
Gerak adalah suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari titik keseimbangan awal. Sebuah benda dikatakan bergerak jika benda itu berpindah kedudukan terhadap benda lainnya baik perubahan kedudukan yang menjauhi maupun yang mendekati.
  • Jenis – Jenis Gerak
  1. Gerak Semu atau Relatif
Gerak semu adalah gerak yang sifatnya seolah-olah bergerak atau tidak sebenarnya (ilusi).
Contoh :
  • Benda-benda yang ada diluar mobil kita seolah bergerak padahal kendaraanlah yang bergerak.
  • Bumi berputar pada porosnya terhadap matahari, namun sekonyong-konyong kita melihat matahari bergerak dari timur ke barat.
  1. Gerak Ganda
Gerak ganda adalah gerak yang terjadi secara bersamaan terhadap benda-benda yang ada di sekitarnya.
Contoh :
  • Topi yang dilempar dari atas kapal yang sedang berlayar, topi melakukan dua gerakan yaitu gerak terhadap kapal dan gerak terhadap pelabuhan.
  1. Gerak Lurus
Gerak lurus adalah gerak pada suatu benda melalui lintasan garis lurus. Contohnya seperti gerak rotasi bumi, gerak jatuh buah apel, dan lain sebagainya. Gerak lurus dapat dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
  1. Gerak lurus beraturan (GLB)
Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda yang lurus beraturan dengan kecepatan yang tetap dan stabil.Seperti kereta melaju dengan kecepatan yang sama di jalur rel yang lurus
2. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB)
Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak suatu benda yang tidak beraturan dengan kecepatan yang berubah-ubah dari waktu ke waktu.Seperti gerak jatuhnya tetesan air hujan dari atap ke lantai.

9. Sensor
Sensor adalah jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah besaran mekanis, magnetis, panas, sinar, dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Sensor sering digunakan untuk pendeteksian saat melakukan pengukuran atau pengendalian.
  • Jenis – Jenis Sensor
  1. Sensor Cahaya Adalah alat sensor sinar yang mengubah energi sinar langsung menjadi energi listrik. Sel solar silikon yang modern pada dasarnya adalah sambungan PN dengan lapisan P yang transparan. Jika ada cahaya pada lapisan transparan P akan menyebabkan gerakan elektron antara bagian P dan N, jadi menghasilkan tegangan DC yang kecil sekitar 0,5 volt per sel pada sinar matahari penuh.
  2. Sensor Suhu
Ada 4 jenis utama sensor suhu yang biasa digunakan :
  1. Thermocouple terdiri dari sepasang penghantar yang berbeda disambung las dilebur bersama satu sisi membentuk sambungan pengukuran yang ada ujung bebasnya untuk hubungan dengan sambungan referensi. Perbedaan suhu antara sambungan pengukuranmdengan sambungan referensi harus muncul untuk alat ini sehingga berfungsi sebagai thermocouple.
  2. Detektor Suhu Tahanan konsep utama dari yang mendasari pengukuran suhu dengan detektor suhu tahanan adalah tahanan listrik dari logam yang bervariasi sebanding dengan suhu. Kesebandingan variasi ini adalah presisi dan  dapat diulang lagi sehingga memungkinkan pengukuran suhu yang  konsisten  melalui  pendeteksian tahanan. Bahan  yang sering digunakan RTD adalah platina karena kelinearan, stabilitas dan reproduksibilitas.
  3. Thermistor Adalah resistor yang peka terhadap panas yang biasanya mempunyai koefisien suhu negatif. Karena suhu meningkat, tahanan menurun dan sebaliknya. Thermistor sangat peka oleh karena itu mampu mendeteksi perubahan kecil di dalam suhu.
  4. Sensor Suhu Rangkaian Terpadu (IC) menggunakan chip silikon untuk elemen yang merasakan. Memiliki konfigurasi output tegangan dan arus. Meskipun terbatas dalam rentang suhu (dibawah 200 ³C), tetapi menghasilkan output yang sangat linear di atas rentang kerja.
  5. Sensor Tekanan memiliki prinsip kerja mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. kurang ketegangan didasarkan pada prinsip bahwa tahanan pengantar berubah dengan panjang dan luas penampang.

10. RFID
RFID atau Radio Frequency Identification. RFID adalah sistem identifikasi tanpa kabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan seperti barcode dan magnetic card seperti ATM. RFID banyak dipakai diberbagai bidang seperti perusahaan, supermarket, rumah sakit. Prinsip kerja RFID adalah mengidentifikasi sistem dengan gelombang radio. Untuk itu minimal dibutuhkan dua buah perangkat, yaitu yang disebut TAG dan READER. Saat pemindaian data, READER membaca sinyal yang diberikan oleh RFID TAG.
  • RFID TAG adalah sebuah alat yang melekat pada obyek yang akan diidentifikasi oleh RFID READER. RFID TAG dapat berupa perangkat pasif atau aktif. TAG pasif artinya tanpa battery dan TAG aktif artinya menggunakan battery..
  • RFID READER adalah merupakan alat pembaca RFID TAG. Ada dua macam RFID READER yaitu READER PASIF (PRAT) dan READER AKTIF (ARPT). Reader pasifmemiliki sistem pambaca pasif yang hanya menerima sinyal radio dari RFID TAG AKTIF yang dioperasikan dengan barrety/sumber daya. Jangkauan penerima RFID PASIF bisa mencapai 600 meter. Hal ini memungkinkan aplikasi RFID untuk sistem perlindungan dan pengawasan aset. Reader aktif memiliki sistem pembaca aktif yang memancarkan sinyal interogator ke TAG dan menerima balasan autentikasi dari TAG. Sinyal interogator ini juga menginduksi TAG dan akhirnya menjadi sinyal DC yang menjadi sumber daya TAG PASIF.
  • Sistem sinyal RFID menggunakan beberapa jalur gelombang untuk pemancaran sinyal. Namun yang paling banyak dipakai adalah jalur UHF ada frekuansi 865-868MHz dan 902-928 MHz. Kode yang ditulis pada TAG berupa 96 bit data yang berisi 8bit header, 28 bit nama organisasi pengelola data, 24bit kelas obyek dan 36bit terakhir adalah nomor seri yang unik untuk tag. Kode tersebut dipancarkan melalui sinyal RF dengan urutan yang telah standar.

11. Kode QR
Kode QR adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh pemindai QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang.
  • Gambar Struktur QR CODE
  • Fungsi kode QR
Kode QR berfungsi menyimpan alamat dan URL, nomer telepon, teks dan sms yang dapat digunakan pada majalah, surat harian, iklan, pada tanda-tanda bus, kartu nama ataupun media lainnya atau dengan kata lain sebagai penghubung konten daring dan konten luring.
Cara Membuat Kode QR
Untuk cara membuat kode qr kunjungilah situs qr code generator dibawah ini :
1. Qrcode.kaywa.com
2. Goqr.me
3. The-qrcode-generator.com
4. Qrstuff.com
5. Zxing.appspot.com/generator/
6. Qrcode.littleidiot.be

Materi 5 Hardware Basic : Prosesor, Memori dan Secondary Storage

1. SEJARAH SINGKAT PROSESOR
Mikroprosesor yang pertama kali diciptakan adalah intel 4004 pda tahun 1971.
Prosesor ini sangat sederhana hanya bisa untuk operasi sebesar 4 bit per detik.
Aplikasi prosesor ini untuk menyusun kalkulator elektronik portable.
Pada tahun 1974, prosesor intel 8080 pertama kali dipergunakan untuk komputer
rumah. PC yang dikenal saat ini diperkenalkan pertama kali oleh IBpada tahun 1982
dengan nama IBM PC, menggunakan mikroprosesor intel 8088 yang sebenarnya telah
diperkenalkan pada tahun 1979.
Catatan :
- Tahun menyatakan tahun saat prosesor diproduksi pertama kali. Sedangkan
prosesor yang namanya sama berarti prosesor tersebut dikembangkan beberapa
kali.
- Transistor menyatakan jumlah transistor yang terkandung dalam sebuah chip.
- Kecepatan clock menyatakan jumlah pulsa yang dapat dibangkitkan oelh clock
pemicu prosesor.
- Lebar data menyatakan lebar dari ALU (bagian prosesor yang menangani
mengontrol kinerja komputer).
- MIPS (Millions of Instructions Per Second) menyatakan jumlah instruksi yang
dapat diproses per detik oleh prosesor
2ANEKA PROSESOR 
    Processor : Merupakan inti Komputer dimana semua eksekusi program dijalankan olehnya. Nama lainnya CPU atau Central Processing Unit, atau disebut pula otak Komputer, Chip Utama, Core, dll. Ada 2 Pabrikan yang ternama didalam memproduksi CPU kelas Desktop PC dan SERVER. Yaitu : Intel Corporation dan AMD (Advanced Micro Device), kedua produsen ini sama-sama berpusat di Amerika Serikat dan keduanya pun bersaing ketat dalam hal teknologi CPU dan Harga.

        Logo Intel Corporation                       Logo AMD

Namun, Intel dalam banyak hal lebih dikenal secara umum oleh masyarakat dan dipakai hampir 80% pengguna Komputer diseluruh dunia, wajar saja jika kita akan lebih mudah mencari bekasan produk-produk berbasis Intel ketimbang produk berbasis AMD.
Ada pun AMD hingga saat ini lebih mengandalkan harga yang murah untuk menarik peminat Komputersedangkan mutu rata-rata masih dibawa intel secara teknologi maupun kemampuan kerja. Akan tetapi disinilah keunggulan AMD dimana ia senantiasa menawarkan solusi murah bagi anda yang menginginkan kinerja yang kuat dan cepat.
Produk – Produk Intel :
  1. Intel Pentium : Ini merupakan produk processor yang paling popular. Umurnya paling panjang karena hingga kini masih diproduksi. Dimulai dari Pentium, Pentium MMX, Pentium II, Pentium III, dan Pentium 4.
  2. Intel Celeron : ini merupkan saudara dari Pentium dengan spesifikasi rendah dan harga yang lebih murah. Celeron dibuat sebagai solusi murah bagi mereka yang kurang mampu membeli jajaran processor Pentium yang Mahal. Jika Pentium orientasi ke pengguna kelas menengah keatas dimana bisaanya digunakan untuk bisnis sedangkan Celeron di peruntukkan kelas bawah dimana Komputer hanya dimaksudkan untuk pelengkap hiburan rumah tangga.

Pentium 4         Intel Celeron       Pentium 3       Pentium 2    Pentium 1 MMX
  1. Intel Pentium Dual Core atau Core Duo : cpu ini masih dalam kategori Pentium generasi baru dimana inti core-nya dipecah menjadi memiliki kemampuan kerja ganda. Walaupun secara fisik terlihat 1 inti chip namun secara kemampuan iabisa menjalankan 2 intruksi sekaligus dalam satu waktu.
  2. Intel Core 2 Duo : ini merupakan pengembangan dari Dual core dimana unit core didalam cpu dibuat benar-benar terpisah menjadi 2 Core dan mampu masing-masing mengerjakan intruksi per-core-nya dalam satu waktu. Jika dual core satu inti dengan 2 kemampuan kerja maka core 2 duo benar-benar memiliki 2 inti yang bisa mengerjakan 1 pekerjaan per corenya dan lebih kuat kerjanya.
  3. Intel Core 2 Quad : ini CPU yang menggabungkan antara Dual core dengan Core 2 Duo, sehingga dalam satu chip memiliki 2 inti core dan masing-masing inti memiliki 2 kemampuan kerja. Nah, jadinya core 2 quad ini terlihat seperti memiliki 4 core yang bisa mengerjakan 4 intruksi sekaligus dalam 1 waktu.

Dual Core       Core 2 Duo         Core 2 Quad
  1. Intel Core i7 : Ini merupakan generasi mutakhir dari Intel dengan segudang fitur dan kemampuan yang banyak. Selain menawarkan jumlah core dan treadhing yang banyak serta kecepatan yang tinggi, CPU ini juga sudah dibenamkan integrated VGA Intel HD, Chipset, Smart Cache, Smart hyperthreading, turboboost, dual atau triple cannel Memory, dll. Tentu saja harganya sangat mahal. Ada 3 jenis core i7 yang diproduksi saat ini :
–          Intel Core i7 Awal (Nehalem) : 4 inti core dan 8 Threading Intruction.
–          Intel Core i7 Menengah (Sandy Bridge) : 6 Inti Core dan 12 Threading.
–          Intel Core i7 Terbaru (Ivy Bridge) 4 – 8 inti dan 8 – 16 Threading.
  1. Intel Core i5 : ini merupakan versi menengah dari keluarga cpu Core i series. Dengan kemampuan yang sedikit dikurangi, seperti jumlah thread atau corenya  dikurangi, sisanya dengan fitur yang sama kecuali unlock multiplier-nya yang dikunci pada core i5. Untuk tipenya samasaja dengan core i7 seperti Nehalem, sandybridge, dan Ivybridge.
  2. Intel Core i3 : nah, processor kelas murah dengan kemampuan Core i series. Harganya setara dengan core 2 duo atau core 2 quad (satu jutaan). Spesifikasinya kurang lebih sama dengan Core i5, hanya saja tanpa Turbo boost dan beberapa fitur dihilangkan.

Intel Core i7                   Intel Core i5  Intel Core i3
  1. Intel Atom : CPU ini dikhususkan untuk Komputer hemat listrik. Bisaanya digunakan untuk Komputer Netbook atau Nettop (Desktop mungil). Kemampuan kerja setara dengan Pentium 4 awal. Batere bisa bertahan 6 s. d 10 jam dengan cpu intel atom sedangkan dengan cpu standar missal core i3 Cuma bertahan 3 – 5 jam saja dengan kapasitas batere yang sama.

 Intel Atom Tipe N           Atom tipe Z
  1. Intel Xeon : CPU ini bisaa dipakai untuk Komputer dengan spesifikasi SERVER. Kemampuan multitasking-nya tentu berbeda dengan cpu desktop PC. Tapi secara umum spesifikasi dari Xeon sama dengan Core i7 untuk saat ini. Bisaanya Xeon di jual paket dengan motherboard Servernya.
3KECEPATAN PROSESOR
Angka dan satuan yang terletak setelah nama prosesor menyatakan kecepatan
prosesor atau lebih tepatnya adalah jumlah pulsa yang dapat dihasilkan oleh clock pada
prosesor per detik. MIPS biasa digunakan pada workstation, minicomputer, an
mainframe, sedangan flops biasa diguanakan pada supercomputer. Satuan yang lebih
besar dari flops adalah megaflops, gigaflops, teraflops, dan petaflops. 
4.  MULTIPROSESOR
     
MULTIPROCESSOR
  1. Pengertian
Multiprocessor adalah sistem komputer dengan dua atau lebih CPU identik yang membagi akses secara penuh kepada common RAM (Shared Memory MultiProcessor).
Pengertian lainnya multiprocessing dalam teknologi informasi adalah :
1.  Dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu processor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.
2.  Kemampuan esksekusi terhadap beberapa proses perangkat lunak  dalam sebuah sistem secara serentak. Perhatikan Gambar dibawah ini :

Beberapa proses terpisah dialokasikan di dalam memory. Ruang alamat proses terdiri dari halaman – halaman sehingga hanya sebagian saja dari proses tersebut yang berada dalam memory pada satu waktu. Hal ini memungkinkan banyak prosesdapat aktif.
Sistem multiprosesor yakni :
ü  Terlihat bahwa memori dibagi secara merata ke semua prosesor
ü  Semua prosesor mempunyai waktu akses yang sama ke semua word memori
ü  Setiap prosesor menggunakan private cache
  1. Kelebihan Multiprocessor
a.         Peningkatan throughput, karena lebih banyak proses/thread yang berjalan dalam satu waktu sekaligus (jika proses yang antri di ready queue sedikit). Perlu diingat hal ini tidak berarti daya komputasinya menjadi meningkat sejumlah prosesornya. Yang meningkat adalah jumlah pekerjaan yang bisa dilakukannya dalam waktu tertentu.
b.    Economy of sale (ekonomis), ekonomis dalam devices yang dibagi bersama-sama. Prosesor-prosesor terdapat dalam satu komputer dan dapat membagi peripheral (ekonomis) seperti disk dan catu daya listrik.
c.    Peningkatan kehandalan (reliabilitas), jika satu prosesor mengalami suatu gangguan, maka proses yang terjadi masih dapat berjalan dengan baik karena tugas prosesor yang terganggu diambil alih oleh prosesor lain. Hal ini dikenal dengan istilah Graceful Degradation. Sistemnya sendiri dikenal bersifat fault tolerant atau failoft system.
  1. Jenis – jenis Multiprocessor
Multiprocessing dapat dibagi ke dalam beberapa kelas, yakni:
Asymmetric Multiprocessing (AMP)
Pendekatan pertama untuk Multiprocessor Scheduling adalah asymmetric multiprocessingScheduling atau biasa disebut juga sebagai penjadwalan Master Slave MultiProcessor. Dimana pada metode ini satu prosesor bertindak sebagai master dan prosesor lainnya sebagai slave. Master Processor bertugas untuk menjadualkan dan mengalokasikan proses yang akan dijalankan oleh Slave Processors. Master Processor melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan System, Slave Processor melayani user requests dalam pengeksekusian program. Pemrosesan yang banyak tidak menyebabkan penurunanperformance.
Metode ini sederhana karena hanya satu prosesor yang mengakses struktur data sistem dan juga mengurangi data sharing. Sebagai contoh, prosesor master memilih proses yang akan dieksekusi, kemudian mencari prosesor yang available, dan memberikan instruksi start processor. Prosesor slave memulai eksekusi pada lokasi memori yang dituju. Saat slave mengalami sebuah kondisi tertentu, prosesor slave memberi interupsi kepada prosesor master dan berhenti untuk menunggu perintah selanjutnya. Perlu diketahui bahwa prosesor slave yang berbeda dapat ditujukan untuk suatu proses yang sama pada waktu yang berbeda. Master processor dapat mengeksekusi OS dan menangani I/O, sedangkan sisanya processor tidak punya kemampuan I/O dan disebut sebagai Attached Processor (Aps). APs mengeksekusi kodekode user dibawah pengawasan master processor.

Symmetric Multiprocessing (SMP)
Pada Komputer stand alone dengan karakteristik berikut (William Stallings):
           Dua atau lebih processor yang sama dengan kapasitas yang sebanding
           Processor membagi I/O dan memory yang sama
           Processor terkoneksi oleh bus atau koneksi internal lainya
           Waktu akses moemory kira-kira sama pada setiap processor
           Seluruh processor membagi akses I/O baik pada chanel yang sama maupun berbeda dengan memberikan path ke device yang sama
           Seluruh Processor mengerjakan fungsi yang sama (hence symetric)
           Sistem dikontrol oleh OS yang terintegrasi menyediakan interaksi antara processor atau interaksi terjadi pada job, task, file, data pada level-level elemen.
           SMP merupakan Tightly Coupled System
           Mempunyai lebih dari satu prosesor
           Dapat berkomunikasi
           Membagi busclock, perangkat memory, dan peripheral.
           Setiap prosesor menjalankan sistem operasi yang identik dan komunikasi antar prosesor jika diperlukan





Penjadwalan SMP adalah pendekatan kedua untuk Multiprocessor Scheduling. Pada metode ini setiap prosesor menjadwalkan dirinya sendiri (self scheduling). Penjadwalan terlaksana dengan menjadwalkan setiap prosesor untuk memeriksa antrian ready dan memilih suatu proses untuk dieksekusi. Jika suatu sistem Multiprocessor Scheduling mencoba untuk mengakses dan mengupdate suatu struktur data, penjadwal dari prosesor-prosesor tersebut harus diprogram dengan hati-hati, kita harus yakin bahwa dua prosesor tidak memilih proses yang sama dan proses tersebut tidak hilang dari antrian. Secara virtual, semua sistem operasi modern mendukung SMP, termasuk Windows XP, Windows 2000, Windows Vista, Solaris, Linux, Mac OS X, OS/2 Warp Server 4.0 , OS/2 for SMP 2.11, Windows NT 4.0 , Novell NetWare 4.1 SMP, Novell UnixWare SMP 2.0 , SCO Open Server 5.0 with SCO MPX 3.0 , Banyan Vines , Symbian OS (Mobile Device) 
Setiap prosesor memiliki akses ke memori utama dan perangkat-perangkat I/O bagi-pakai melalui mekanisme interkoneksi tertentu 
Dalam Klasifikasi Organisasi Symmetric Multiprocesso



Time-shared atau Common Bus :
       Prosesor dapat berkomunikasi dengan prosesor lainnya melalui memori
       Time shared bus adalah mekanisme simpel untuk membangun sistem multi-processor, struktur dan inteface sama pada single processor yaitu penggunaan bus interconnection
Fitur:
       Pengalamatan (Addressing) = Membedakan module untuk mengalokasikan data dari sumber ke tujuan
       Artbitrasi (Artbitration) = Mekanisme penyediaan permintaan acak -lebih penting didahulukan- untuk kontrol bus dengan skema prioritas
       Time Sharing = Jika satu mudule berada di bus, yang lain harus menunggu dan bisa juga di tunda operasinya.
Keuntungannya Time-shared Bus :
       Simplicity = Fisik interface, addressing, arbitration, dan time –sharing logic tiap processor sama seperti sistem single processor
       Flexibility = mudah ekspansi sistem dengan menyisipkan beberapa processor ke dalam bus
       Reliability = kesalahan pada penyisipan device tidak mengakibatkan kegagalan pada seluruh sistem
Kerugian Time-shared Bus :
       Performa terbatas pada bus cycle time
       Setiap processor harus memiliki local chace
       Mengurangi beberapa akses bus
       Masalah Pada “chace coherence” (dijelaskan nanti)
Multiport Memory
·      Pengijinan akses langsung, dan independen pada modul memory oleh setiap processor
·      Kebutuhan logic untuk pemecahan conflict
Central Control Unit
·           Pembagian data stream antara independent modul seperti; processor, memory, I/O.
·            Dapat melakukan buffer pada permintaan
·            Melakukan arbitrasi dan penjadwalan
·            Melakukan status dan kontrol
·            Melakukan cache update alerting
·            Contoh. IBM S/390
Operating system untuk SMP:
            Simultaneous concurrent processes = Manajemen eksekusi IS code yang sama secara simultan pada OS routine  
             Scheduling = Melakukan Penjadwalan untuk menghindari conflict
            Synchronization = Sinkronisasi yang efektif pada shared address/ shared I/O
            Memory management = Pengaturan memory yang akurat pada multiport
             Reliability and fault tolerance = Pengenalan kesalahan pada processor



Mainframe SMP pada IBM S/390
            Processor unit (PU) terdiri dari : CISC microprocessor, Frequently used instructions hard wired, 64k L1 unified cache with 1 cycle access time
             L2 cache : 384k
            Bus switching network adapter (BSN) : Includes 2M of L3 cache, Memory card, 8G per card



             Mengumpukan dan merawat informasi tentang copian data pada cache
             Directory tersimpan pada memory
             Permintaan di cek oleh directory
             Pelaksanaan transfer yang lebih penting dahulu
             Pembuatan sentral bottleneck
            Efektif pada sistem skala besar dengan interkoneksi skema yang kompleks
Lock digunakan untuk proses sinkronisasi, apabila ada 2 atau lebih proses yang ingin mengakses alamat memori yang sama dan mengubah shared memory. Dalam skema tersebut, salah satu penjadwalan akan digunakan. Salah satu cara menggunakan symmetric multiprocessing(SMP). Dimana setiap prosesor menjadwalkan diri sendiri. Setiap prosesor memeriksa ready queue dan memilih proses yang akan dieksekusi.
Dalam sistem multiprocessing, semua CPU mungkin sama, atau beberapa mungkin disediakan untuk tujuan khusus. Sebuah kombinasi antara perangkat lunak perangkat keras dan pertimbangan desain sistem operasi menentukan simetri (atau kekurangan daripadanya) dalam sistem tertentu. Sebagai contoh, perangkat keras atau perangkat lunak mungkin memerlukan pertimbangan
bahwa hanya satu CPU menanggapi semua hardware interrupts, sedangkan semua pekerjaan lain dalam sistem boleh didistribusikan merata antara CPU, atau eksekusi kode kernel-mode dapat dibatasi hanya satu prosesor (baik prosesor tertentu, atau hanya satu prosesor pada satu waktu), sedangkan kode pengguna-mode mungkin dijalankan dalam setiap kombinasi prosesor




Jika suatu pekerjaan bisa diorganisasikan, maka porsi yang sama pada sebuah pekerjaan bisa dilakukan secara paralel, sehingga sistem dengan multiple processor akan menunjukan performa yang tingggi dibandingkan single processor (William Stallings)
Sistem Multiprocessing sering lebih mudah untuk merancang jika larangan tersebut diberlakukan, tetapi mereka cenderung kurang efisien dibandingkan dengan sistem di mana semua CPU yang digunakan.
Sistem yang memperlakukan semua CPU sama disebut multiprocessing simetris (SMP) sistem. Dalam sistem dimana semua CPU yang tidak sama, sumber daya sistem dapat dibagi dalam beberapa cara, termasuk asymmetric multiprocessing (AMP), non-seragam akses memori (NUMA) multiprocessing, dan berkelompok multiprocessing
Permasalahan pada Multiprocessor Scheduling
1)   Load sharing : dapat terjadi apabila proses yang jalan di satu prosesor overload sehingga sebagian proses berpindah ke prosesor yang lain
2)   Time Sharing : masing – masing proses akan dijalankan bila terdapat CPU yang telah menyelesaikan job nya
3)   Space Sharing: multiple threads dalam waktu yang sama masuk ke multiple CPUs
4)   Gang scheduling: semua thread berasal dari proses yang running pada suatu waktu
ü Non-uniform memory access (NUMA) multiprocessing
Non-Uniform Memory Access atau Non-Uniform Memory Arsitektur (NUMA) adalah memori komputer Rancangan yang digunakan dalam multiprocessors , dimana waktu akses memori tergantung pada lokasi memori relatif terhadap prosesor. Under NUMA, Dalam NUMA, prosesor atau NUMA multiprocessor adalah sebuah sistem shared memory dimana waktu aksesnya bervariasi ke lokasi memori word.
·      Shared memory yang secara phisik didistribusikan kesemua process disebut lokal memori, dan kumpulan dari lokal memori membentuk ruang alamat global yang dapat diakses oleh semua process.
·      NUMA dapat mengakses lokal memori lebih cepat dengan local process, sedangkan akses ke memori yang jauh diberikan ke process lain yang kapasistasnya lebih besar untuk ditambah delay melalui interconeksi jaringan (BBN Butterfly).
·      Disamping distribusi memori, secara umum shared memory dapat ditambahkan ke multiprocessor system, dalam hal ini ada tiga pola akses memory, dimana yang tercepat adalah akses ke lokal memori, akses ke global memori dan yang paling lambat adalah akses dari memory yang jauh (Hierarchical Cluster Model )
b.         Berdasarkan jumlah instruksi dan datanya, dapat dibagi ke dalam (lihatTaksonomi Flynn)
ü SISD (Single Instruction on Single Data Stream)



Yang merupakan singkatan dari Single Instruction, Single Data adalah satu-satunya yang menggunakan arsitektur Von Neumann. Ini dikarenakan pada model ini hanya digunakan 1 processor saja. Oleh karena itu model ini bisa dikatakan sebagai model untuk komputasi tunggal. Sedangkan ketiga model lainnya merupakan komputasi paralel yang menggunakan beberapa processor. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SISD adalah UNIVAC1, IBM 360, CDC 7600, Cray 1 dan PDP 1.
·       Satu prosesor
·       Satu instruksi stream
·       Data disimpan di satu memori
·       Disebut Uni-processor



ü SIMD (Single Instruction on Multiple Data Stream)



Yang merupakan singkatan dari Single Instruction, Multiple Data. SIMD menggunakan banyak processor dengan instruksi yang sama, namun setiap processor mengolah data yang berbeda. Sebagai contoh kita ingin mencari angka 27 pada deretan angka yang terdiri dari 100 angka, dan kita menggunakan 5 processor. Pada setiap processor kita menggunakan algoritma atau perintah yang sama, namun data yang diproses berbeda. Misalnya processor 1 mengolah data dari deretan / urutan pertama hingga urutan ke 20, processor 2 mengolah data dari urutan 21 sampai urutan 40, begitu pun untuk processor-processor yang lain. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SIMD adalah ILLIAC IV, MasPar, Cray X-MP, Cray Y-MP, Thingking Machine CM-2 dan Cell Processor (GPU).
·      Instruksi mesin tunggal
·      Eksekusi dikendalikan secara simultan
·      Terdapat sejumlah elemen proses
·      Setiap instruksi dieksekusi dalam set data yang berbeda oleh proses yang berbeda



ü MISD (Multiple Instruction on Single Data Stream)
Yang merupakan singkatan dari Multiple Instruction, Single Data. MISD menggunakan banyak processor dengan setiap processor menggunakan instruksi yang berbeda namun mengolah data yang sama. Hal ini merupakan kebalikan dari model SIMD. Untuk contoh, kita bisa menggunakan kasus yang sama pada contoh model SIMD namun cara penyelesaian yang berbeda. Pada MISD jika pada komputer pertama, kedua, ketiga, keempat dan kelima sama-sama mengolah data dari urutan 1-100, namun algoritma yang digunakan untuk teknik pencariannya berbeda di setiap processor. Sampai saat ini belum ada komputer yang menggunakan model MISD.
·      Satu Aliran Instruksi
·      Banyak Aliran Data
·      Belum dapat diimplementasikan dengan baik



·         MIMD (Multiple Instruction on Multiple Data Stream)



Yang merupakan singkatan dari Multiple Instruction, Multiple Data. MIMD menggunakan banyak processor dengan setiap processor memiliki instruksi yang berbeda dan mengolah data yang berbeda. Namun banyak komputer yang menggunakan model MIMD juga memasukkan komponen untuk model SIMD. Beberapa komputer yang menggunakan model MIMD adalah IBM POWER5, HP/Compaq AlphaServer, Intel IA32, AMD Opteron, Cray XT3 dan IBM BG/L

·      Terdiri dari sejumlah set prosesor
·      Terdiri dari sejumlah set data yang berbeda
·      Secara simultan mengeksekusi urutan instruksi yang berbeda
Sifat komputer MIMD:
·      Mendistribusikan pemrosesan ke sejumlah prosesor independen.
·      Membagikan sumber termasuk memori utama ke prosesor independen.
·      Setiap prosesor menjalankan programnya sendiri.
·      Setiap prosesor berfungsi secara independen dan bersama-sama.
c.         Berdasarkan kedekatan antar prosesor, dapat dibagi ke dalam
           Loosely coupled
·      Mendistribusikan komputasi diantara beberapa prosessor. Prosessor berkomunikasi dengan prosessor lain melalui saluran komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon. Sistem ini disebut loosely coupled system atau sistem terdistribusi (distributed system) dengan menggunakan memory local atau multi komputer.
·   Setiap site memiliki processor, memori lokal dan clock sendiri namun semua resource dapat diakses dari setiap site.
·      Proses yang dijalankan pada komputer yang berbeda modul saling berkomunikasi dengan bertukar pesan melalui Message Transfer System (MTS).

·      Tight coupling di antara window adalah konsep antarmuka yang mendukung koordinasi secara global atau multi processor.
·      Prosesor berkomunikasi antara satu dengan yang lain dengan cara berbagi memori utama, sehingga kecepatan komunikasi dari satu prosesor ke yang lain tergantung pada bandwidth memori.
·      Sebuah memori lokal kecil atau buffer (cache) kemungkinan terdapat pada setiap prosesor untuk memperbaiki kinerja. 
5.  KARAKTERISTIK SISTEM PENYIMPANAN DATA
Location
Lokasi adalah dimana letak memori tersebut, biasanya terdapat dua tempat yaitu didalam (Internal) atau diluar (Eksternal) komputer, untuk yang didalam komputer kadang sering disamakan sebagai main memori, padahal ada bentuk memori yang lain. Contohnya processor memiliki register memori dan ada juga yang disebut chace memori. Untuk yang eksternal memori, yaitu suatu media yang pengaksesannya memerlukan proses I/O seperti disk atau tape.
Capacity
Kapasitas adalah sebuah karakteristik nyata dari memori. Biasanya kapasitas internal memori dituliskan dalam bytes (1 byte = 8 bits) atau instruksi. Umunya panjang instruksi adalah 8, 16, dan 32 bits. Sedangkan eksternal memori biasa di tuliskan dalam byte.
Unit of Transfer
Untuk internal memori, Unit Of Transfer sama dengan jumlah baris data yang keluar masuk ruang memori dalam satu waktu.
Access Method
• Sequential Access : memori diorganisasikan dalam unit-unit data yang disebut record. Pengaksesannya harus dibuat secara linear berurutan. Setiap data diberikan indeks alamat untuk memisahkan setiap record dan agar memudahkan pengaksesan kembali data. Dengan metode akses ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk mengakses suatu data karena pencarian data dilakukan secara satu-persatu. Contohnya tape memori.
• Direct Access : berbeda dengan Sequential Access pada metode ini, setiap blok record diberikan alamat khusus dalam memori. Untuk mengakses suatu data, kita langsung dapat mengetahui tempat data tersebut disimpan melalui alamat khusus. Sehingga proses pembacaan data cepat. Contohnya disk memori.
• Random Access : setiap data diberikan lokasi pengalamatan khusus dan ditempatkan disembarang tempat pada memori. Sehingga data diakses secara acak dan langsung. Contohnya memori utama dan chace memori.
• Assosiative : ini adalah salah satu metode Random Access yang dapat membentuk instruksi penempatan data dan pencocokkan data sendiri, dan semua instruksi dijalankan bersamaan. Chace memori dapat menggunakan metode ini.
Performance
Ada tiga parameter Performance yang digunakan :
• Access Time : yaitu waktu yang ditempuh untuk melakukan proses baca tulis data.
• Memory Cycle Time : konsep ini adalah pokok yang direpkan pada Random Access, dan terdiri dari Access Time ditambah waktu proses yang dibutuhkan sebelum akses kedua dimulai. Memory Cycle Time berhubungan dengan sistem bus dan tak berhubungan dengan Processor.
• Transfer Rate : yaitu kecepatan mentransfer data masuk atau keluar unit memori. Untuk Random Access sama dengan 1 / (Cycle Time), sedangkan pada Non-Random-Access menggunakan persamaan ini :
Tn=Ta+ N/R
Dimana Tn = Rata-rata waktu untuk membaca dan menulis N bits.
Ta = Rata-rata waktu akses.
N = Banyak bits.
R = Kecapatan transfer, dalam bits per second (bps).
Physical Type
Yaitu bahan yang dugunakan untuk membuat memori, kabanyakan saat ini digunakan bahan semikonduktor.
Physical Characteristic
Beberapa karakter fisik memori sangat penting. Pada Volatile Memory informasi akan hilang dengan otomatis ketika power listrik dimatikan. Sedangkan pada Unvolatile Memory, data akan direkam dalam memori tanpa adanya kehilangan data. Contohnya magnetik memori adalah Unvolatile Memory. Sedangkan semikonduktor bisa Volatile ataupun Unvolatile Memory. Nonerasable Memory contohnya termasuk Unvolatile Memory, data dalam memori ini tak dapat dihapus kecuali jika terjadi kerusakan media. Nonerasable Memory dalam semikonduktor dikenal dengan ROM (Read Only Memory).
Organization
Dengan mengorganisasikan berarti mengatur penyusunan instruksi-instruksi setiap bit. Walaupun kenyataannya pengorganisasian tidak selalu digunakan.
Hirarki Media Penyimpanan

[GAMBAR]
Ada banyak media penyimpanan berkas, dan semuanya diklasifikasikan berdasarkan kecepatan baca tulis data, dan waktu yang dibutuhkan untuk mengakses data, yaitu :
Chace Memory
Memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal daripada memori utama. Cache memory ini ada diantara Main Memory dan Register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memori utama agar kinerja dapat ditingkatkan.
Chace memory terbagi menjadi dua yaitu :
1. Cache Memory yang terdapat pada internal Processor , chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4,P3,AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1,L2 Chace memori maka semakin mahal dan semakin ceppat Processor.
[GAMBAR]

2. Chace Memory yang terdapat diluar Processor, yaitu berada pada MotherBoard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama ( yang ada pada internal Processor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll.
Main Memory
Media penyimpanan yang digunakan ketika data akan dioperasikan adalah Main Memory (Memori Utama). Umumnya mekanisasi pengoperaian data dilakukan di Main Memory. Walaupun Main Memory berukuran bermega-mega byte atau bergiga-giga byte, tetap saja Main Memory terlalu kecil untuk penyimpanan database. Selain itu Main Memory akan kehilangan data ketika listrik dimatikan atau ketika sistem crash (error).
• ROM (Read Only Memory)
ROM ( Read Only memory) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system. Contoh: AMIBIOS, AWARD BIOS, dll
ROM untuk BIOS terdapat beragam jenis diantaranya jenis Flash EEPROM BIOS yang memiliki kemampuan untuk dapat diganti programnya dengan software yang disediakan oleh perusahhan pembuat Mother Board, yang umumnya penggantian tersebut untuk peningkatan unjuk kerja dari peripheral yang ada di Mother Board.
• RAM(Random Access Memory)
o DRAM
DRAM (Dynamic RAM) yaitu salah satu tipe RAM yang menyimpan setiap bit data dalam sebuah Capasitor terpisah dalam sebuah IC (Integrated Circuit). Ketika Capasitor – Capasitor jarang di charge, maka dimungkinkan data yang ada pada Capasitor hilang, sehingga Capasitor harus dicharge (refresh) secara periodik. DRAM sangat berlawanan dengan SRAM (Static RAM) dan static memori lainnya. Keuntungan SRAM adalah struktur nya yang sederhana. Hanya satu Transistor dan satu Capasitor yang diperlukan per bit. Sehingga dibandingkan dengan SRAM, DRAM lebih padat. Karena DRAM akan kehilangan data ketika power listrik dimatikan maka DRAM termasuk Volatile Memory.
[GAMBAR]

o SRAM
SRAM (Static RAM), sama halnya dengan DRAM atalah salah satu tipe dari RAM. Perbedaannya dengan DRAM adalah data yang disimpan dalam SRAM bersifat static, sehingga selama teraliri power listrik, maka data akan tetap utuh, berbeda dengan DRAM yang secara periodik harus di refreshq. Selain itu SRAM digunakan untuk Chace Memory (baikitu didalam maupun diluar chip), sedangkan DRAM digunakan untuk Main Memory, sehingga kecepatan SRAM lebih cepat dari DRAM.
[GAMBAR]

RAM (Random Acces Memory) yaitu memori yang memiliki kemampuan untuk dirubah data atau program yang tersimpan didalamnya.
Flash Memory
Flash memory juga dikenal sebagai EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory), flash memory berbeda dengan Main Memory dalam penyelamatan data. Flash Memory tak akan kehilangan data walaupun kehilangan power listrik sehingga digolongkan sebagai Unvolatile Memory. Pembacaan data dalam Flash Memory dibutuhkan waktu kurang dari 1 nanosecond (1/1000 microsecond), yang kira-kira secepat pembacaan data dari Main Memory. Bagaimanapun penulisan data ke Flash Memory lebih ruwet, data bisa ditulis sekali yang memakan waktu 4 – 10 microsecond, tapi tidak bisa dioverwrite secara langsung. Untuk mengoverwrite data yang telah ada kita harus menghapus data tersebut lebih dulu, setelah itu data baru dapat dioverwrite. Kekurangan Flash Memory yaitu hanya dapat melakukan penghapusan ulang sekitar 10.000 sampai 1 juta kali. Flash Memory populer digunakan sebagai pengganti Magnetic Disk dalam menampung data yang berukuran tidak besar. Selain itu Flash Memory juga populer sebagai media penyimpanan untuk system computer sederhana, seperty HP, Camera Digital, dan media digital lainnya.
Magnetic Disk
Magnetic Disk memberikan media penyimpanan sekunder dalam jumlah besar. Kapasitas Disk selalu meningkat lebih dari 50% setiap tahunnya, namun kebutuhan media penyimpanan untuk aplikasi besarpun meningkat dengan cepat, dalam beberapa kasus kadang database yang besar membutuhkan ratusan disk untuk menampung data tersebut.

Data yang disimpan dalam disk dalam unit disebut Disk Block. Block Disk tersusun atas cincin yang konsentris yang disebut Track, dalam sebuah piringan atau lebih. Seset Track yang memiliki diameter sama disebut Cylinder. Setiap track terbagi atas lengkungan-lengkungan yang disebut Sector yang besarnya berdasarkan karakteristik disk dan tak bisa diubah, sedangkan ukuran Block dapat ditentukan ketika diinisialisasikan sebagai multiple sector.
Physical Characteristics of Disks
• Head Motion
o Fixed Head Disk : memiliki head untuk setiap track, sehingga computer dapat berpindah dari track ke track lain dengan cepat tanpa perlu memindahkan head. Namun dikarenakan banyaknya head sehingga membuat disk ini harganya sangat mahal.
o Moveable Head Disk : berbeda dengan Fixed Head Disk, Moveable Head Disk hanya memiliki sebuah head, sehingga head harus bisa berada diatas track manapun. Karena hal ini sehingga lengan head dapat merentang dan kembali ke tujuan tertentu.
• Disk Portability
o Nonremovable Disk : yaitu disk drive yang permanen, contohnya hardisk dalam sebuah PC adalah Nonremoveable Disk.
o Removeable Disk : yaitu disk yang dapat dipindahkan atau bisa diganti dengan disk yang lain. Floppy Disk dan ZIP Cartridge adalah contoh Removeable Disk.
• Sides
o Single Sided : lapisan magnetic berada pada kedua sisi piringan disk.
o Double Sided : lapisan magnetic berada pada satu sisi piringan.
• Platters
o Single Platter : magnetic disk dengan satu piringan.
o Multiple Platter : magnetic disk dengan lebih dari satu piringan, yang tertumpuk secara vertikal. Untuk membaca disk ini diperlukan head dengan banyak lengan, tergantung banyaknya piringan disk, sehingga setiap piringan terdapat lengan head.
• Head Mechanism
o Contact (Floppy) : mekanisasi head yang ketika proses pembacaan dan penulisan data, head mengalami kontak dengan disk.
o Fixed Gap : head telah diletakkan dalam tempat yang tetap diatas piringan disk.
o Aerodynamic Gap (Winchester) : Winchester head dirancang untuk beroperasi lebih dekat ke prmukaan disk dari pada yang selazimnya, sehingga menbentuk kepadatan data. Headnya biasanya merupakan Aerodinamic Foil yang ringan yang berada diatas permukaan piringan ketika disk berputar. Tekanan udara dari perputaran disk cukup membuat head terangkat ke atas permukaan piringan. Sehingga terbentuklah suatu sistem diama head berada dekat diatas permukaan piringan, namun tetap tidak melakukan kontak langsung.
Optical Disk
Optical Disk adalah media penyimpanan yang proses pembacaan dan penulisan menggunakan laser. Produk Optical Disk :
• CD (Compact Disk), sebuah nonerasable disk yang menyimpan informasi audio digital. Standar sistemnya menggunakan 12-cm disk dan bisa merekam 60 menit waktu main.
• CD-ROM (CD-Read Only Memory), sebuah nonerasable disk yang digunakan untuk menampung data komputer. Standar sistemnya menggunakan 12-cm disk dan dapat menampung data sebesar 640 megabyte.
• CD-R (CD-Recordable), sama seperti CD-ROM, user hanya bisa menulis data sekali.
• CD-RW(CD-Rewriteable), sama seperti CD-ROM, user dapat menghapus dan menulis ulang data berkali-kali.
[GAMBAR]

• DVD (Digital Video Disk), sebuah teknologi untuk memproduksi digital, yang merekam informasi video. Antara diameter 8 dan 12-cm bisa digunakan dengan kedua sisi disknya, sehingga dapat mendobelkan kapasitasnya menjadi 17 gigabyte. Standar DVD adalah read-only (DVD-ROM);
• DVD-R (DVD-Recordable), sama seperti DVD-ROM, user hanya dapat merekam data satu kali dan hanya pada satu sisiyang dapat digunakan.
• DVD-RW (DVD-Rewriteable), sama seperti DVD-ROM, user hanya dapat merekam data berkali-kali dan hanya satu sisi disk yang dapat digunakan.
[GAMBAR]

Magnetic Tapes
Magnetic Tapes umumnya digunakan untuk membackup data atau mengarcipkan data. Walaupun lebih murah dari Magnetic Disk tetapi proses pengaksesan data lebih lambat, karena menggunakan Sequential Access yang harus mengakses data berurutan dari awal, berbeda dengan Magnetic Disk yang menggunakan Direct Access yang dapat mengakses data dari manapun.
Magnetic Tapes memiliki daya tampung data yang besar. Dan dapat di pundahkanke dalam Tape Drive. Tape Jukeboxes dapat menampung data yang sangat besar, seperti misalnya data remote-sensing dari satellit yang dimana bisa mencapai ratusan terabyte (112 byte atau kadang bisa mencapat petabyte (115 byte).
6. PERBEDAAN ANTARA SISTEM PENYIMPANAN DAN MEMORI SERTA JENIS-JENIS PENYIMPANAN DATA
A. SISTEM PENYIMPANAN DATA
  Location
Lokasi adalah dimana letak memori tersebut, biasanya terdapat dua tempat yaitu didalam (Internal) atau diluar (Eksternal) komputer, untuk yang didalam komputer kadang sering disamakan sebagai main memori, padahal ada bentuk memori yang lain. Contohnya processor memiliki register memori dan ada juga yang disebut chace memori. Untuk yang eksternal memori, yaitu suatu media yang pengaksesannya memerlukan proses I/O seperti disk atau tape.
Capacity
Kapasitas adalah sebuah karakteristik nyata dari memori. Biasanya kapasitas internal memori dituliskan dalam bytes (1 byte = 8 bits) atau instruksi. Umunya panjang instruksi adalah 8, 16, dan 32 bits. Sedangkan eksternal memori biasa di tuliskan dalam byte.
Unit of Transfer
Untuk internal memori, Unit Of Transfer sama dengan jumlah baris data yang keluar masuk ruang memori dalam satu waktu.
Access Method
• Sequential Access : memori diorganisasikan dalam unit-unit data yang disebut record. Pengaksesannya harus dibuat secara linear berurutan. Setiap data diberikan indeks alamat untuk memisahkan setiap record dan agar memudahkan pengaksesan kembali data. Dengan metode akses ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk mengakses suatu data karena pencarian data dilakukan secara satu-persatu. Contohnya tape memori.
• Direct Access : berbeda dengan Sequential Access pada metode ini, setiap blok record diberikan alamat khusus dalam memori. Untuk mengakses suatu data, kita langsung dapat mengetahui tempat data tersebut disimpan melalui alamat khusus. Sehingga proses pembacaan data cepat. Contohnya disk memori.
• Random Access : setiap data diberikan lokasi pengalamatan khusus dan ditempatkan disembarang tempat pada memori. Sehingga data diakses secara acak dan langsung. Contohnya memori utama dan chace memori.
• Assosiative : ini adalah salah satu metode Random Access yang dapat membentuk instruksi penempatan data dan pencocokkan data sendiri, dan semua instruksi dijalankan bersamaan. Chace memori dapat menggunakan metode ini.
Performance
Ada tiga parameter Performance yang digunakan :
• Access Time : yaitu waktu yang ditempuh untuk melakukan proses baca tulis data.
• Memory Cycle Time : konsep ini adalah pokok yang direpkan pada Random Access, dan terdiri dari Access Time ditambah waktu proses yang dibutuhkan sebelum akses kedua dimulai. Memory Cycle Time berhubungan dengan sistem bus dan tak berhubungan dengan Processor.
• Transfer Rate : yaitu kecepatan mentransfer data masuk atau keluar unit memori. Untuk Random Access sama dengan 1 / (Cycle Time), sedangkan pada Non-Random-Access menggunakan persamaan ini :
Tn=Ta+ N/R
Dimana Tn = Rata-rata waktu untuk membaca dan menulis N bits.
Ta = Rata-rata waktu akses.
N = Banyak bits.
R = Kecapatan transfer, dalam bits per second (bps).
Physical Type
Yaitu bahan yang dugunakan untuk membuat memori, kabanyakan saat ini digunakan bahan semikonduktor.
Physical Characteristic
Beberapa karakter fisik memori sangat penting. Pada Volatile Memory informasi akan hilang dengan otomatis ketika power listrik dimatikan. Sedangkan pada Unvolatile Memory, data akan direkam dalam memori tanpa adanya kehilangan data. Contohnya magnetik memori adalah Unvolatile Memory. Sedangkan semikonduktor bisa Volatile ataupun Unvolatile Memory. Nonerasable Memory contohnya termasuk Unvolatile Memory, data dalam memori ini tak dapat dihapus kecuali jika terjadi kerusakan media. Nonerasable Memory dalam semikonduktor dikenal dengan ROM (Read Only Memory).
Organization
Dengan mengorganisasikan berarti mengatur penyusunan instruksi-instruksi setiap bit. Walaupun kenyataannya pengorganisasian tidak selalu digunakan.
Hirarki Media Penyimpanan

[GAMBAR]
Ada banyak media penyimpanan berkas, dan semuanya diklasifikasikan berdasarkan kecepatan baca tulis data, dan waktu yang dibutuhkan untuk mengakses data, yaitu :
Chace Memory
Memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal daripada memori utama. Cache memory ini ada diantara Main Memory dan Register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memori utama agar kinerja dapat ditingkatkan.
Chace memory terbagi menjadi dua yaitu :
1. Cache Memory yang terdapat pada internal Processor , chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4,P3,AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1,L2 Chace memori maka semakin mahal dan semakin ceppat Processor.
[GAMBAR]

2. Chace Memory yang terdapat diluar Processor, yaitu berada pada MotherBoard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama ( yang ada pada internal Processor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll.
Main Memory
Media penyimpanan yang digunakan ketika data akan dioperasikan adalah Main Memory (Memori Utama). Umumnya mekanisasi pengoperaian data dilakukan di Main Memory. Walaupun Main Memory berukuran bermega-mega byte atau bergiga-giga byte, tetap saja Main Memory terlalu kecil untuk penyimpanan database. Selain itu Main Memory akan kehilangan data ketika listrik dimatikan atau ketika sistem crash (error).
• ROM (Read Only Memory)
ROM ( Read Only memory) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system. Contoh: AMIBIOS, AWARD BIOS, dll
ROM untuk BIOS terdapat beragam jenis diantaranya jenis Flash EEPROM BIOS yang memiliki kemampuan untuk dapat diganti programnya dengan software yang disediakan oleh perusahhan pembuat Mother Board, yang umumnya penggantian tersebut untuk peningkatan unjuk kerja dari peripheral yang ada di Mother Board.
• RAM(Random Access Memory)
o DRAM
DRAM (Dynamic RAM) yaitu salah satu tipe RAM yang menyimpan setiap bit data dalam sebuah Capasitor terpisah dalam sebuah IC (Integrated Circuit). Ketika Capasitor – Capasitor jarang di charge, maka dimungkinkan data yang ada pada Capasitor hilang, sehingga Capasitor harus dicharge (refresh) secara periodik. DRAM sangat berlawanan dengan SRAM (Static RAM) dan static memori lainnya. Keuntungan SRAM adalah struktur nya yang sederhana. Hanya satu Transistor dan satu Capasitor yang diperlukan per bit. Sehingga dibandingkan dengan SRAM, DRAM lebih padat. Karena DRAM akan kehilangan data ketika power listrik dimatikan maka DRAM termasuk Volatile Memory.
[GAMBAR]

o SRAM
SRAM (Static RAM), sama halnya dengan DRAM atalah salah satu tipe dari RAM. Perbedaannya dengan DRAM adalah data yang disimpan dalam SRAM bersifat static, sehingga selama teraliri power listrik, maka data akan tetap utuh, berbeda dengan DRAM yang secara periodik harus di refreshq. Selain itu SRAM digunakan untuk Chace Memory (baikitu didalam maupun diluar chip), sedangkan DRAM digunakan untuk Main Memory, sehingga kecepatan SRAM lebih cepat dari DRAM.
[GAMBAR]

RAM (Random Acces Memory) yaitu memori yang memiliki kemampuan untuk dirubah data atau program yang tersimpan didalamnya.
Flash Memory
Flash memory juga dikenal sebagai EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory), flash memory berbeda dengan Main Memory dalam penyelamatan data. Flash Memory tak akan kehilangan data walaupun kehilangan power listrik sehingga digolongkan sebagai Unvolatile Memory. Pembacaan data dalam Flash Memory dibutuhkan waktu kurang dari 1 nanosecond (1/1000 microsecond), yang kira-kira secepat pembacaan data dari Main Memory. Bagaimanapun penulisan data ke Flash Memory lebih ruwet, data bisa ditulis sekali yang memakan waktu 4 – 10 microsecond, tapi tidak bisa dioverwrite secara langsung. Untuk mengoverwrite data yang telah ada kita harus menghapus data tersebut lebih dulu, setelah itu data baru dapat dioverwrite. Kekurangan Flash Memory yaitu hanya dapat melakukan penghapusan ulang sekitar 10.000 sampai 1 juta kali. Flash Memory populer digunakan sebagai pengganti Magnetic Disk dalam menampung data yang berukuran tidak besar. Selain itu Flash Memory juga populer sebagai media penyimpanan untuk system computer sederhana, seperty HP, Camera Digital, dan media digital lainnya.
Magnetic Disk
Magnetic Disk memberikan media penyimpanan sekunder dalam jumlah besar. Kapasitas Disk selalu meningkat lebih dari 50% setiap tahunnya, namun kebutuhan media penyimpanan untuk aplikasi besarpun meningkat dengan cepat, dalam beberapa kasus kadang database yang besar membutuhkan ratusan disk untuk menampung data tersebut.

Data yang disimpan dalam disk dalam unit disebut Disk Block. Block Disk tersusun atas cincin yang konsentris yang disebut Track, dalam sebuah piringan atau lebih. Seset Track yang memiliki diameter sama disebut Cylinder. Setiap track terbagi atas lengkungan-lengkungan yang disebut Sector yang besarnya berdasarkan karakteristik disk dan tak bisa diubah, sedangkan ukuran Block dapat ditentukan ketika diinisialisasikan sebagai multiple sector.
Physical Characteristics of Disks
• Head Motion
o Fixed Head Disk : memiliki head untuk setiap track, sehingga computer dapat berpindah dari track ke track lain dengan cepat tanpa perlu memindahkan head. Namun dikarenakan banyaknya head sehingga membuat disk ini harganya sangat mahal.
o Moveable Head Disk : berbeda dengan Fixed Head Disk, Moveable Head Disk hanya memiliki sebuah head, sehingga head harus bisa berada diatas track manapun. Karena hal ini sehingga lengan head dapat merentang dan kembali ke tujuan tertentu.
• Disk Portability
o Nonremovable Disk : yaitu disk drive yang permanen, contohnya hardisk dalam sebuah PC adalah Nonremoveable Disk.
o Removeable Disk : yaitu disk yang dapat dipindahkan atau bisa diganti dengan disk yang lain. Floppy Disk dan ZIP Cartridge adalah contoh Removeable Disk.
• Sides
o Single Sided : lapisan magnetic berada pada kedua sisi piringan disk.
o Double Sided : lapisan magnetic berada pada satu sisi piringan.
• Platters
o Single Platter : magnetic disk dengan satu piringan.
o Multiple Platter : magnetic disk dengan lebih dari satu piringan, yang tertumpuk secara vertikal. Untuk membaca disk ini diperlukan head dengan banyak lengan, tergantung banyaknya piringan disk, sehingga setiap piringan terdapat lengan head.
• Head Mechanism
o Contact (Floppy) : mekanisasi head yang ketika proses pembacaan dan penulisan data, head mengalami kontak dengan disk.
o Fixed Gap : head telah diletakkan dalam tempat yang tetap diatas piringan disk.
o Aerodynamic Gap (Winchester) : Winchester head dirancang untuk beroperasi lebih dekat ke prmukaan disk dari pada yang selazimnya, sehingga menbentuk kepadatan data. Headnya biasanya merupakan Aerodinamic Foil yang ringan yang berada diatas permukaan piringan ketika disk berputar. Tekanan udara dari perputaran disk cukup membuat head terangkat ke atas permukaan piringan. Sehingga terbentuklah suatu sistem diama head berada dekat diatas permukaan piringan, namun tetap tidak melakukan kontak langsung.
Optical Disk
Optical Disk adalah media penyimpanan yang proses pembacaan dan penulisan menggunakan laser. Produk Optical Disk :
• CD (Compact Disk), sebuah nonerasable disk yang menyimpan informasi audio digital. Standar sistemnya menggunakan 12-cm disk dan bisa merekam 60 menit waktu main.
• CD-ROM (CD-Read Only Memory), sebuah nonerasable disk yang digunakan untuk menampung data komputer. Standar sistemnya menggunakan 12-cm disk dan dapat menampung data sebesar 640 megabyte.
• CD-R (CD-Recordable), sama seperti CD-ROM, user hanya bisa menulis data sekali.
• CD-RW(CD-Rewriteable), sama seperti CD-ROM, user dapat menghapus dan menulis ulang data berkali-kali.
[GAMBAR]

• DVD (Digital Video Disk), sebuah teknologi untuk memproduksi digital, yang merekam informasi video. Antara diameter 8 dan 12-cm bisa digunakan dengan kedua sisi disknya, sehingga dapat mendobelkan kapasitasnya menjadi 17 gigabyte. Standar DVD adalah read-only (DVD-ROM);
• DVD-R (DVD-Recordable), sama seperti DVD-ROM, user hanya dapat merekam data satu kali dan hanya pada satu sisiyang dapat digunakan.
• DVD-RW (DVD-Rewriteable), sama seperti DVD-ROM, user hanya dapat merekam data berkali-kali dan hanya satu sisi disk yang dapat digunakan.
[GAMBAR]

Magnetic Tapes
Magnetic Tapes umumnya digunakan untuk membackup data atau mengarcipkan data. Walaupun lebih murah dari Magnetic Disk tetapi proses pengaksesan data lebih lambat, karena menggunakan Sequential Access yang harus mengakses data berurutan dari awal, berbeda dengan Magnetic Disk yang menggunakan Direct Access yang dapat mengakses data dari manapun.
Magnetic Tapes memiliki daya tampung data yang besar. Dan dapat di pundahkanke dalam Tape Drive. Tape Jukeboxes dapat menampung data yang sangat besar, seperti misalnya data remote-sensing dari satellit yang dimana bisa mencapai ratusan terabyte (112 byte atau kadang bisa mencapat petabyte (115 byte).
B. SISTEM MEMORI

Sistem Memori ( Memori ) adalah komponen-komponen elektronik yang menyimpan perintah- perintah yang menunggu untuk di eksekusi oleh prosesor,data yang diperlukan oleh insruksi (perintah) tersebut dan hasil-hasil dari data yang diproses ( informasi ). Memori biasanya terdiri atas satu chip atau beberapa papan sirkuit lainnya dalam prosesor. Memori komputer bisa diibaratkan sebagai papan tulis, dimana setiap orang yang masuk kedalam ruangan bisa membaca dan memanfaatkan data yang ada dengan tanpa merubah susunan yang tersaji. Data yang diproses oleh komputer, sebenarnya masih tersimpan didalam memori, dan dalam hal ini komputer hanya membaca data dan kemudian memprosesnya. Satu kali data tersimpan didalam memori komputer, maka data tersebut akan tetap tinggal disitu selamanya. Setiap kali memori penuh, maka data yang ada bisa dihapus sebagian ataupun seluruhnya untuk diganti dengan data yang baru.

Ada 7 karakteristik sistem memori secara umum:
1. Lokasi
2. Kapasitas
3. Satuan Transfer
4. Metode Akses
5. Kinerja
6. Tipe Fisik
7. Karakter Fisik
PENJELASAN

Lokasi memori berada pada 3 lokasi, yaitu:
  • Memori Local atau sering disebut dengan register. Built-in berada dalam CPU, diperlukan untuk semua kegitan CPU.
  • Memori Internal atau sering disebut dengan memory primer atau memory utama. Berada diluar CPU bersifat internal pada system computer, diperlukan oleh CPU dalam proses eksekusi (operasi) program sehingga dapat diakses secara langsung oleh CPU tanpa melalui perantara.
  • Memori Eksternal atau sering disebut dengan memori sekunder. Bersifat eksternal dan berada di luar CPU, diperlukan dlam menyimpan data atau instruksi secara permanen, terdiri atas perangkat storage seperti: disk, pita magnetik, dll
2. Kapasitas Memory
  • Kapasitas register dinyatakan dalam bit.
  • Kapasitas memory internal dinyatakan dalam bentuk byte (1 byte = 8 bit) atau word.
  • Kapasitas memori eksternal dinyatakan dalam byte.
3. Satuan Transfer
  • Memory Internal. Satuan transfer merupakan jumlah bit yang dibaca atau ditulis ke dalam memori pada suatu saat.
  • Memory Eksternal. Data ditransfer dalam jumlah yang jauh lebih besar dari word, yang dikenal dengan block.
4. Metode Akses Memory
Ada 4 jenis pengaksesan data satuan, yaitu:
  • Sequentaial Access. Diorganisasikan menjadi unit-unit data yang disebut record, dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik. Contoh sequential access adalah akses pada pita magnetic.
  • Direct Access. Menggunakan shared read/write mechanism tetapi setiap blok dan record memliki alamat yang unik berdasarkan lokasi fisik. Contoh direct access adalah akses pada disk.
  • Random Access. Dapat dipilih secara random, waktu mengakses lokasi tidak tergantung pada urutan akses sebelumnya dan bersifat konstan. Contoh random access adalah system memori utama.
  • Associative Access. Setiap word dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan berdasarkan alamatnya, waktu pencariannya tidak bergantung secara konstan terhadap lokasi atau pola access sebelumnya. Contoh associative access adalah memory cache.
5. Kinerja memory
3 buah parameter untuk kinerja system memory, yaitu:
  • Access Time. Bagi RAM waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi baca atau tulis. Bagi non RAM waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan mekanisme baca tulis pada lokasi tertentu.
  • Cycle Time. Waktu akses ditambah dengan waktu transien hingga sinyal hilang dari saluran sinyal untuk menghasilkan kembali data bila data ini dibaca secara destruktif.
  • Transfer Rate. Merupakan kecepatan pemindahan data ke unit memori atau ditransfer dari unit memory. Bagi RAM, transfer rate sama dengan  . Bagi non-RAM, transfer rate sama dengan , dimana  Waktu rata-rata untuk membaca atau menulis sejumlah N bit,  waktu akses rata-rata,  Jumlah bit,  kecepatan transfer dalam bit per detik.
6. Tipe Fisik Memory
Ada dua tipe fisk memory, yaitu:
  • Memory Semikonduktor. Memory ini memakai teknologi LSI atau VLI, memory ini banyak digunakan untuk memory internal misalnya RAM.
  • Memory Permukaan Magnetik. Banyak digunaakan untuk memory eksternal yaitu untuk disk atau pita magnetic.
7. Karakteristik Fisik
  • Volatile dan Non-volatile. Pada memory volatile informasi akan hilang bila listrik dimatika. Pada memory Non-volatile informasi akan tetap berada tanpa mengalami kerusakan sebelum dilakukan perubahan, memory ini daya listrik tidak diperlukan untuk mempertahankan informasi tersebut.
  • Erasable dan Non Erasable. Erasable artiny isi memory dapat dihapus dan diganti dengan informasi lain.
8.  Dari segi istilah, ROM dan RAM memiliki pengertian sebagai berikut ini.
  • ROM (Read Only Memory), Adalah sebuah Ruang atau memory yang berfungsi untuk menyimpan berbagai program yang ada pada komputer tersebut. ROM biasanya menyimpan file-file seperti Musik, Film, Gambar dan file lainnya.
  • RAM (Random Access Memory), Adalah sebuah Ruang atau memory yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara program komputer yang sedang berjalan. ROM biasanya berisi instruksi/program khusus yang bisa digunakan pemakai untuk memanfaatkan komputer secara maksimal.
Dari pengertian diatas, sudah sangat jelas perbedaan antara RAM dan ROM. Secara Singkatnya, ROM adalah ruang yang digunakan untuk menyimpan file yang sudah jadi seperti gambar, musik dan sebagainya. Sedangkan RAM adalah ruang yang digunakan untuk menjalankan aktifitas dari sebuah program yang dibuka pada komputer tersebut.
Nah di bawah ini terdapat Perbedaan diantara keduanya antara lain:
  1. ROM tidak dapat diisi atau ditulisi data sewaktu-waktu seperti RAM. Pengisian atau penulisan data, informasi, ataupun program pada ROM memerlukan proses khusus yang tidak semudah dan se-fleksibel cara penulisan pada RAM. Biasanya, data atau program yang tertulis pada ROM diisi oleh pabrik yang membuatnya. Umumnya ROM digunakan untuk menyimpan firmware, yaitu perangkat lunak yang berhubungan dengan perangkat keras. Contoh ROM semacam ini adalah ROM BIOS. ROM BIOS berisi program dasar sistem komputer yang berfungsi untuk mengatur dan menyiapkan semua peralatan atau komponen yang ada atau yang terpasang pada komputer saat komputer ‘dinyalakan/dihidupkan’.
  2. Informasi/data/program yang tertulis pada ROM (isi ROM) bersifat permanen dan tidak mudah hilang dan tidak mudah berubah walaupun komputer ‘dimatikan’ atau dalam keadaan mati (off). Sedangkan pada RAM, semua isinya (baik berupa data, program atau informasi) akan hilang dengan sendirinya jika komputer ‘dimatikan’ (dalam keadaan off).
  3. ROM dapat menyimpan data tanpa membutuhkan daya. Itulah sebabnya data dalam ROM tidak akan hilang walaupun komputer mati. Sedangkan RAM membutuhkan daya agar dapat menyimpan data, jika RAM tidak mendapatkan daya, dengan sendirinya tidak akan dapat menyimpan data. Hal inilah yang menyebabkan data yang terdapat dalam RAM secara otomatis akan hilang bila komputer mati (off).
ROM modern sering ditemukan dalam bentuk IC (Integrated Circuit), sama seperti RAM yag wujudnya kebanyakan juga berupa IC. Teks atau kode yang tertulis pada kedua jenis IC ini berbeda. IC ROM biasanya memiliki kode tulisan (teks) 27xxx. Angka 27 menunjukkan kode untuk ROM, sedangkan xxx menjunjukkan kapasitas ROM dalan satuan kilo bit.

Jenis-Jenis ROM
  • Mask ROM, data pada ROM dimasukkan langsung melalui mask pada saat perakitan chip. Hal ini membuatnya sangat ekonomis terutama jika kita memproduksi dalam jumlah banyak. Namun hal ini juga menjadi sangat mahal karena tidak fleksibel. Sebuah perubahan walaupun hanya satu bit membutuhkan mask baru yang tentu saja tidak murah. Karena tidak fleksibel maka jarang ada yang menggunakannya lagi. Aplikasi lain yang mirip dengan ROM adalah CD-ROM prerecorded yang familiar dengan kita, salah satunya CD musik. Berbeda dengan pendapat banyak orang bahwa CD-ROM ditulis dengan laser, kenyataannya data pada CD-ROM lebih tepatnya dicetak pada piringan plastik.
  • PROM (Programable ROM), yaitu ROM yang bisa kita program kembali dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat lagi diprogram.
  • RPROM (Re-Programable ROM), merupakan perkembangan dari versi PROM dimana kita dapat melakukan perubahan berulangkali sesuai dengan yang diinginkan.
  • EPROM (Erasable Program ROM), merupakan ROM yangdapat kita hapus dan program kembali, tapi cara penghapusannya dengan menggunakan sinar ultraviolet.
  • EEPROM (Electrically Erasable Program ROM), perkembangan mutakhir dari ROM dimana kita dapat mengubahdan menghapus program ROM dengan menggunakan teknikelektrik. EEPROM ini merupakan jenis yang paling banyak digunakan saat ini. 

MEMORY PROM

MEMORY EPROM
MEMORY EEPROM
C. JENIS - JENIS SISTEM PENYIMPANAN DATA

1. Penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk)

Penyimpanan Magnetik merupakan media penyimpanan yang termasuk ke dalam penyimpanan sekuder (secondary storage) yang paling banyak dipakai pada sistem komputer modern.

Pengertian dan Macam-macam Media Penyimpanan Data Komputer
Kelebihan dan Kekurangan
  • Kelebihan : Kapasitas penyimpanan pada media ini lebih besar dari media penyimpanan lainnya bahkan sudah mencapai Petabyte dan Kecepatan akses datanya tinggi.
  • Kekurangan : Harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan media penyimpanan lainnya.

Cara Kerjanya : (Hanya beberapa) Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head untuk tiap−tiap track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.
Macam-macam media dari Magnetik Disk :
  • DISKET
Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.
  • HARDDISK
Hard disk adalah jenis disk yang bersifat tetap, tidak perlu dikeluar-masukkan sebagaimana disket floppy. Umumnya terbuat dari bahan logam padu yang berbentuk piringan atau pelat. Sebuah hard disk biasanya terdiri dari lebih satu piringan atau lempengan yang dilapisi dengan oksida besi. Cara penyimpanan datanya hampir sama dengan disket floppy. Bahan hard disk yang keras dan kapasitas simpannya yang lebih besar, juga membedakannya dari disket floppy yang bahannya relatif elastis.
  • FLASHDISK
Flashdisk adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal Serial Bus). Flash drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis dan ringan dengan ukuran berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan kapasitas yang jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB.
  • MEMORY CARD
Media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone, ipod serta video gam console
  • ZIP DRIVE
Merupakan media penyimpanan magnetic dengan head yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750 MB. Format ini menjadi yang paling populer di antara produk-produk jenis super-floppy tetapi tidak pernah mencapai status standar untuk menggantikan floppy disk 3,5 inci. Kemudian, CD-RW menggantikan posisi disk Zip, dan perekam CD internal dan eksternal Zip-650 atau Zip-CD tersebut dijual dengan merek Zip.

2. Penyimpanan Optical (Optical Disk)

Penyimpanan optical adalah media yang menyimpan data komputer yang dapat ditulis dan dibaca dengan menggunakan laser bertenaga rendah.

Pengertian dan Macam-macam Media Penyimpanan Data Komputer
Kelebihan dan Kekurangan
  • Kelebihan : Beratnya lebih ringan dari beberapa media penyimanan Magnetic Disk.
  • Kekurangan : Kapasitas memorinya lebih kecil dari Magnetic Disk dan Jika tergores maka resikonya data tidak akan terbaca.

Cara Kerjanya : Media penyimpanan tersebut berputar dengan sangat kencang (putaran tersebut mempengaruhi kecepatan transfer data) dengan membaca data melalui optik yang berada pada perangkat pembacanya.
Macam-macam media dari Magnetik Disk :
  • CD
CD (compact disk) atau laser optical disk merupakan jenis piringan optik yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan ditangani melalui sinar laser. Oleh karena itu kecepatan akses piringan optis jauh lebih tinggi daripada disket. Di pasaran terdapat sedikitnya tiga macam piringan optik berbeda yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan, yaitu CD-ROM, CD-WORM, dan CD-Rewriteable.
  • CD-ROM
Dewasa ini compact disk (CD) banyak dipakai untuk media penyimpanan data. CD yang dipakai untuk menyimpan data yang sifatnya read only atau hanya dapat dibaca, namanya dikenal dengan CD-ROM. Pada umumnya produk-produk CD-ROM merupakan suatu pangkalan data (database), yang pengoperasiannya memerlukan paling sedikit seperangkat personal komputer dengan hard disk, CD drive, dan printer bila diperlukan. Data yang disimpan pada CD-ROM dapat berupa teks, grafik, gambar dan sebagainya. CD-ROM sesuai untuk menyimpan informasi yang sifatnya statis seperti arsip, kamus, ensiklopedia dan sebagainya. Sebagai media penyimpan data, CD-ROM memiliki sejumlah keunggulan.
  • WORM
CD-WORM kepanjangan dari Write once read many dapat ditulisi melalui komputer. Sesuai dengan namanya, perekaman hanya bissa dilakukan sekali. Sesuda perekaman, isinya tidak dapat diubah. CD ini berguna untuk menyimpan dokumen, rancangan gambar, lagu dan lain-lain yang dimaksudkan sebagai cadangan. CD ini sering dijual dengan label CD-R atau CD-Recordable.
  • CD-RW (compact disk rewiteable)
CD-RW Drive menggunakan sinar laser merah untuk menulis informasi dari komputer ke merekam discs, baik CD-R discs, yang tidak dapat dihapus, atau CD-RW discs, yang dapat terhapus dan tercatat sekitar 1000 kali.CD-RW drive yang digunakan untuk membuat CD audio, yang dapat diputar di hampir semua player, atau data discs, yang berguna untuk membuat cadangan atau mentransfer file.
  • DVD (Digital Video Disc)
DVD adalah generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang jauh lebih besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD ini sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling diminati dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali. Perkembangan teknologi DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s.

3. Penyimpanan Awan (Cloud Storage)

Penyimpanan Awan merupakan media yang masih tergolong baru, media ini bersifat online dan tidak menggunakan kapasitas data memori pada perangkat karena mereka menggunakan penyimpanan yang terdapat pada Internet.

Pengertian dan Macam-macam Media Penyimpanan Data Komputer
Kelebihan dan Kekurangan
  • Kelebihan : Tidak memerlukan perangkan untuk menyimpan data.
  • Kekurangan : Sering terjadi kesalahan pada Server dengan resiko data akan hilang dan juga dikenakan akses koneksi data.

Cara Kerjanya : Untuk dapat menyimpan data pada media ini kita diharuskan untuk mengunggah file tersebut dan untuk mengambil data kita harus mengunduh file tersebut.
7. MEMORI INTERNAL
Pengertian Memory Internal
            Memory Internal adalah Memory yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa data atau program. Fungsi dari memori utama sendiri adalah :
1.         Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Arithmetic and Logic Unit) untuk diproses.
2.         Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU sebelum dikirimkan ke peranti keluaran Menampung program/instruksi yang berasal dari peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder.
Jenis - Jenis Memory Internal
1.         ROM (Read Only Memory)
            Adalah perangkat keras pada komputer berupa chip memori semikonduktor yang isinya hanya dapat dibaca. Jenis memori ini datanya hanya bisa dibaca dan tidak bisa ditulis secara berulang-ulang. Memori ini berjenis non-volatile, artinya data yang disimpan tidak mudah menguap (hilang) walaupun catu dayanya dimatikan.
            Karena itu memori ini biasa digunakan untuk menyimpan program utama dari suatu sistem. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data.Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang akan dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan.
            Sampai sekarang dikenal beberapa jenis ROM yang pernah beredar dan terpasang pada komputer, antara lain : 
            PROM (Progammable Read-Only-Memory) : Jika isi ROM ditentukan oleh vendor, PROM dijual dalam keadaan kosong dan kemudian dapat diisi dengan program oleh pemakai. Setelah diisi dengan program, isi PROM tak bisa dihapus.
            EPROM (Erasable Programmable Read-Only-Memory) : Berbeda dengan PROM, isi EPROM dapat dihapus setelah diprogram. Penghapusan dilakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet.
           EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only0Memory) : EEPROM dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus secara elektris melalui program. Salah satu jenis EEPROM adalah Flash Memory. Flash Memory biasa digunakan pada kamera digital, konsol video game, dan cip BIOS.
()          RAM (Random Access Memory)
          
            Merupakan jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan sebagai suatu penyimpanan data yang dapat dibaca atau ditulis dan dapat dilakukan secara berulang-ulang dengan data yang berbeda-beda. Jenis memori ini merupakan jenis volatile (mudah menguap), yaitu data yang tersimpan akan hilang jika catu dayanya dimatikan.
            Karena alasan tersebut, maka program utama tidak pernah disimpan di RAM. Random artinya data yang disimpan pada RAM dapat diakses secara acak. Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB.
            RAM dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu jenis Statik dan DinamikRAM statik menyimpan satu bit informasi dalam sebuah flip-flop. RAM statik biasanya digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang tidak memerlukan kapasitas memori RAM yang besar.
            RAM dinamik menyimpan satu bit informasi data sebagai muatan. RAM dinamik menggunakan kapasitansi gerbang substrat sebuah transistor MOS sebagai sel memori elementer. Untuk menjaga agar data yang tersimpan RAM dinamik tetap utuh, data tersebut harus disegarkan kembali dengan cara membaca dan menulis ulang data tersebut ke memori. RAM dinamik ini digunakan untuk aplikasi yang memerlukan RAM dengan kapasitas besar, misalnya dalam sebuah komputer pribadi (PC).
            Jenis - Jenis RAM
 
1.         D RAM (Dynamic Random Access Memory)
=> jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus ter-refresh secara berkala oleh CPU agar tidak hilang. Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.
2.         S RAM (Static Random Access Memory)
=> pada SRAM tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. Ini juga sekaligus membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.
3.         EDO RAM (Extended Data Out Random Accses Memory)
=> jenis RAM yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Umumnya digunakan pada PC terdahulu sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM. Seperti FPM DRAMEDO RAM memiliki kecepatan maksimal 50MHz EDO RAM juga harus membutuhkan L2 Cache untuk membuat semuanya berjalan dengan cepat, namun jika user tidak memilikinya, maka EDO RAM akan berjalan jauh lebih lambat.
4.         FPM RAM (Fast Page Mode DRAM)
=> model DRAM paling lama. Masalah yang sering muncul dari FPM DRAM adalah kecepatan transfernya yang lambat yakni maksimum 50MHz.
5.         SD RAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory)
=> SD RAM merupakan tipe baru dari DRAM. SD RAM mulai berjalan dengan kecepatan transfer 66MHz, sementara mode halaman DRAM dan EDO RAM yang lebih lama akan berjalan di maksimal 50MHz. Untuk mempercepat kinerja processor, maka RAM generasi baru seperti DDR dan RD RAM biasanya dapat mendukung performa yang lebih baik.
             DDR (Double Data Rate SDRAM). DDR pada dasarnya memiliki kecepatan transfer dua kali lipat daripada SDRAM. DDR akan beroperasi di 333MHz, dengan pengoperasian sebenarnya 166MHz * 2 (aka PC333 / PC2700) atau 133MHz*2 (PC266 / PC2100). DDR RAM juga kompatibel dengan SDRAM secara fisik, namun menggunakan bus parallel yang sama, sehingga membuat implemnetasi lebih mudah dibandingkan RDRAM, yang merupakan teknologi berbeda.
6.         RD RAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory)
=>  salah satu tipe dari RAM dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RD RAM memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.
            RDRAM merupakan teknologi memory serial yang datang dengan tiga pilihan, yakni PC600, PC700, dan PC800. PC800 RDRAM didesain dengan double maximum kecepatan transfer daripada PC100 SDRAM, namun memiliki latensi tinggi. RDRAM memiliki multi channel, seperti pada motherboard Pentium 4, yang dapat menawarkan fungsi memori paling bagus, terutama ketika dipasangkan dengan memory PC1066 RDRAM.
8. SECONDARY STORAGE
Secondary Storage
Media penyimpanan data/storage adalah suatu alat yang di gunakan untuk menyimpan data – data yang di olah komputer, media penyimpanan/storage pada perkembangan teknilogi saat ini mengalami banyak perkembangan menjadi beberapa macam bentuk seperti:
– RAM
– Falshdisk
– Mmc (micro media card)
– Internal Hard disk
– External hard disk
– CD
– DVD
– Dll.
Pada tipe – tipe yang saya sebutkan di atas berdasarkan jenisnya media penyimpanan/storage memiliki kapasitas dan kegunaannya masing – masing tergantung dari kebutuhan si pengguna media penyimpanan tersebut.
Media penyimpanan/storage terbagi menjadi dua yaitu primary storage dan secondary storage yang memiliki fungsi yang sama tapi kegunaan yag berbeda, contoh:
Primary storage:
– RAM
Menyimpan data yang akan di eksekusi oleh processor
Secondary storage:
– Hard disk
Menyimpan system operasi, software aplikasi, data user dan informasi, Harddisk merupakan peralatan penyimpan yang berisi satu atau lebih platter berbentuk lingkaran dan tidak fleksibel yang menyimpan data, instruksi dan informasi.
– CD/DVD drive
Menyimpan software, backup, film maupun music. CD / DVD merupakan tipe media storage optikal yang terdiri dari disk portable berbentuk lingkaran dan datar yang terbuat dari metal, plastic, atau lacquer.
Media penyimpanan/storage selain di gunakan media penyimpanan data sementara dan backup data juga di gunakan untuk memindahkan data dari suatu computer ke computer yang lainnya, beberapa contoh secondary storage device dan kegunaannya sesuai kapasitas yang di miliki:
– Flashdisk
Biasanya digunakan untuk menyimpan data sementara yang ada di computer untuk mempermudah sharing data ke berbagai computer.
– Internal Hard disk
Biasanya digunakan pada computer untuk menyimpan data computer yang di gunakan.
– External hard disk
Biasanya digunakan untuk backup data pada internal hard disk tapi bias juga di gunakan untuk sharing data.
– Mmc (micro media card)
Di gunakan untuk menyimpan data dan sebagai external storage pada mobile device.
Kesimpulan :
Dengan berkembangnya teknologi informasi storage device yang tersedia saat ini mengalami banyak perubahan mulai dari bentuk, kapasitas dan kemudahan dalam menyimpan dan pemindahan data.
sebagai contoh media yang sangat mudah di gunakan untuk meyimpan data dan melakukan pemindahan data dengan mudah dan akses yang cepat adalah flashdisk, flashdisk memiliki ukuran yang kecil dan kapasitas penyimpanan yang cukup besar samapai 32 GB untuk saat ini sama dengan kapasitas yang di miliki harddisk pada masa beberapa tahun yang lalu.
Dengan perkembangan ini tentunya s sangat berpengaruh terhadap penggunaan untuk perorangan dan organisasi, sebagai contoh :
A. Perorangan
– Mempermudah dalam memindahkan data dari satu computer ke computer lain
– Mempermudah dalam penyimpanan data pribadi
– Dapat di gunakan untuk mendengarkan music (mp3 player)
B. Organisasi
– Mempermudah dalam berbagi data computer antar departemen
– Mempermudah penyimpanan data perusahaan
– Digunakan untuk backup data perusahaan
– Dengan storage device beberapa pekerjaan di kantor dapat dilakukan lebih mudah karna mudahnya untuk melakukan pemindahan data.
Selain mempermudah dalam melakukan penyimpanan data computer dengan akses yang cepat dan kapasitas yang cukup besar storage device juga lebih mudah di bawa dengan ukuran yang kecil, dengan ini tentunya sangat membantu pengguna storage device dalam melakukan pengolahan data – data computer.